Asia menyalip Eropa sebagai pembeli terbesar minyak Rusia
![[Image: img6299fddaa18c8.jpg]](https://forex-images.ifxdb.com/humor/source/insta/img6299fddaa18c8.jpg)
Diketahui pada 30 Mei bahwa negara-negara Asia tertentu sekarang mengimpor lebih banyak minyak Rusia daripada sebelumnya, dengan India menjadi pembeli terbesar. Lonjakan impor terjadi setelah dunia Barat memberlakukan sanksi berat terhadap Rusia.
Pada minggu terakhir bulan Mei, kapal tanker minyak Rusia transit antara 74 juta dan 79 juta barel minyak, yang tiga kali lebih banyak daripada sebelum konflik Rusia-Ukraina.
Aliran minyak Rusia ke Asia melonjak ke level rekor pada April, terutama berkat peningkatan pembelian dari India, kata analis Jane Xie. “Beberapa pembeli yang tertarik di Asia lebih termotivasi oleh ekonomi daripada mengambil sikap politik. Yang mengatakan, ada peningkatan minat AS dalam pembelian minyak Rusia oleh India, ”sang ahli menekankan.
Awal pekan ini, para pemimpin Uni Eropa sepakat untuk melarang sebagian besar minyak Rusia dari pasar blok tersebut. Embargo hanya akan menargetkan impor melalui laut, tidak termasuk pasokan yang masuk melalui jaringan pipa. Lebih dari dua pertiga impor minyak Rusia akan dipotong dari pasar Eropa, kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Sebanyak 90% impor minyak dari Rusia ke UE akan dihapus secara bertahap pada akhir tahun.
Larangan impor komoditas Rusia meningkatkan aliran minyak ke pasar Asia. Dalam terang ini, analis berpikir bahwa Rusia akan menghadapi beberapa masalah pengiriman minyak. Namun, negara berhasil mengatasi masalah tersebut, termasuk kurangnya kapal tanker minyak.
Kenaikan harga energi dapat membantu Rusia memperbaiki sebagian kerusakan yang disebabkan oleh hilangnya pasar minyak Eropa, para ahli memperkirakan. Pada saat yang sama, negara-negara Asia tidak akan melewatkan kesempatan untuk membeli minyak Rusia dengan harga diskon. Menurut Bloomberg, pembeli India membidik kesepakatan serendah $70 per barel pada awal Mei. Saat itu, minyak mentah Brent diperdagangkan pada $100 per barel, membengkak menjadi $116 per barel pada musim panas.
Diterbitkan 03 Juni 2022
© Grup InstaFintech
![[Image: img6299fddaa18c8.jpg]](https://forex-images.ifxdb.com/humor/source/insta/img6299fddaa18c8.jpg)
Diketahui pada 30 Mei bahwa negara-negara Asia tertentu sekarang mengimpor lebih banyak minyak Rusia daripada sebelumnya, dengan India menjadi pembeli terbesar. Lonjakan impor terjadi setelah dunia Barat memberlakukan sanksi berat terhadap Rusia.
Pada minggu terakhir bulan Mei, kapal tanker minyak Rusia transit antara 74 juta dan 79 juta barel minyak, yang tiga kali lebih banyak daripada sebelum konflik Rusia-Ukraina.
Aliran minyak Rusia ke Asia melonjak ke level rekor pada April, terutama berkat peningkatan pembelian dari India, kata analis Jane Xie. “Beberapa pembeli yang tertarik di Asia lebih termotivasi oleh ekonomi daripada mengambil sikap politik. Yang mengatakan, ada peningkatan minat AS dalam pembelian minyak Rusia oleh India, ”sang ahli menekankan.
Awal pekan ini, para pemimpin Uni Eropa sepakat untuk melarang sebagian besar minyak Rusia dari pasar blok tersebut. Embargo hanya akan menargetkan impor melalui laut, tidak termasuk pasokan yang masuk melalui jaringan pipa. Lebih dari dua pertiga impor minyak Rusia akan dipotong dari pasar Eropa, kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Sebanyak 90% impor minyak dari Rusia ke UE akan dihapus secara bertahap pada akhir tahun.
Larangan impor komoditas Rusia meningkatkan aliran minyak ke pasar Asia. Dalam terang ini, analis berpikir bahwa Rusia akan menghadapi beberapa masalah pengiriman minyak. Namun, negara berhasil mengatasi masalah tersebut, termasuk kurangnya kapal tanker minyak.
Kenaikan harga energi dapat membantu Rusia memperbaiki sebagian kerusakan yang disebabkan oleh hilangnya pasar minyak Eropa, para ahli memperkirakan. Pada saat yang sama, negara-negara Asia tidak akan melewatkan kesempatan untuk membeli minyak Rusia dengan harga diskon. Menurut Bloomberg, pembeli India membidik kesepakatan serendah $70 per barel pada awal Mei. Saat itu, minyak mentah Brent diperdagangkan pada $100 per barel, membengkak menjadi $116 per barel pada musim panas.
Diterbitkan 03 Juni 2022
© Grup InstaFintech


![[Image: img62a1e470b7640.jpg]](https://forex-images.ifxdb.com/humor/source/insta/img62a1e470b7640.jpg)
![[Image: img62a344129acc7.jpg]](https://forex-images.ifxdb.com/humor/source/insta/img62a344129acc7.jpg)
Facebook