PERATURAN 1
LAPANGAN
Permukaan Lapangan
Pertandingan haruslah Di Mainkan di Lapangan yang rata, mulus, dan tidak kasar atau tidak bergelombang. Sebaiknya terbuat dari kayu atau bahan buatan, menurut Peraturan Kompetisi. Beton atau aspal tidak di perbolehkan.
Lapangan rumput sintetis yang di ijinkan dalam kasus luar biasa dan hanya untuk Kompetisi domestik.
Tanda Lapangan
Lapangan Permainan harus persegi empat di Tandai dengan Garis-Garis dan Garis-Garis tersebut berfungsi sebagai Pembatas Lapangan dengan warna jelas yang dapat di bedakan dengan warna Lapangan Permainan.
Dua Garis terluar yang lebih panjang di sebut sebagai Garis Samping. Dua Garis yang lebih pendek di sebut Garis Gawang.
Lapangan di bagi menjadi dua, yang di belah oleh Garis Tengah Lapangan, di mana memiliki Titik Tengah yang menghubungkan ke dua Garis Samping.
Tanda pusat di tandai dengan sebuah Titik di tengah-tengah Garis Tengah Lapangan, yang di kelilingi sebuah Lingkaran Tengah yang berukuran 3 meter
Sebuah Tanda harus di buat Di Luar Lapangan Permainan, 5 meter dari Lingkaran Sudut dan tegak lurus ke Garis Gawang untuk menjamin Pemain bertahan mundur sejauh itu bila di lakukan Tendangan Sudut. Lebar Garis 8 cm.
Dua tambahan Tanda di setiap jarak 5 meter di sebelah kiri dan kanan sejajar dengan Tanda Titik Penalti Ke Dua, harus di buat di Lapangan Permainan sebagai Tanda jarak minimum untuk mundur bila di lakukan tendangan dari Tanda Titik Penalti Ke Dua. Lebar Tanda Garis adalah 8 cm.
Ukuran
Panjang Garis Samping harus lebih panjang dari Garis Gawang.
Semua Garis Lapangan harus selebar 8 cm.
Untuk Pertandingan Bukan Internasional, ukuran seperti sebagai berikut :
Panjang : Minimum 25 m, Maksimum 42 m
Lebar : Minimum 16 m, Maksimum 25 m
Untuk Pertandingan Internasional, ukuran seperti sebagai berikut :
Panjang : Minimum 38 m
Maksimum 42 m
Lebar : Minimum 20 m
Maksimum 25 m
Daerah Penalti
Dua Garis Lingkaran 6 meter panjangnya di tarik dari bagian luar masing-masing Tiang Gawang dan sudut lurus ke Garis Samping, membentuk sebuah Seperempat Lingkaran di tarik langsung sampai Garis Samping, setiap radius 6 meter dari bagian luar Tiang Gawang. Bagian atas setiap Seperempat Lingkaran di hubungkan dengan Garis Sepanjang 3.16 meter sejajar dengan Garis Gawang di antara Tiang Gawang. Berbatas Garis Penalti dan Garis Gawang adalah Daerah Penalti.
Di setiap Daerah Penalti, di buat Tanda Titik Penalti berjarak 6 meter dari titik tengah di antara ke dua Tiang Gawang yang sama jaraknya.
Titik Penalti Ke Dua
Titik Pinalti Ke Dua berjarak 10 meter dari titik tengah di antara ke dua Tiang Gawang dan jarak yang sama di antara ke dua Tiang tersebut.
Busur Tendangan Sudut
Seperempat Lingkaran dengan radius 25 cm di setiap Sudut Lapangan Permainan.
Gawang
Gawang harus di tempatkan pada bagian tengah masing-masing Garis Gawang.
Gawang terdiri dari dua buah Tiang Gawang dengan jarak yang sama dari setiap Sudut Lapangan dan pada sisi atasnya di hubungkan dengan Mistar Gawang. Tiang Gawang dan Mistar Gawang harus terbuat dari kayu, logam atau bahan lain yang di setujui. Di tempatkan di Lapangan, harus berbentuk Segi Empat, Bulat atau Bulat Panjang dan tidak boleh membahayakan Pemain.
Jarak (di ukur dari bagian dalam) di antara ke dua Tiang Gawang adalah 3 meter dan jarak dari sisi bawah Mistar Gawang ke dasar Permukaan Lapangan adalah 2 meter.
Kedua Tiang Gawang maupun Mistar Gawang memiliki lebar dan kedalaman sama, 8 cm. Jaring terbuat dari tali rami atau nilon, di kaitkan pada ke dua Tiang Gawang dan Mistar Gawang dengan cara memadai dan mendukung pada sisi belakang Gawang. Di pasang pendukung sebagaimana mestinya dan tidak boleh mengganggu Penjaga Gawang.
Tiang Gawang dan Mistar Gawang harus berbeda warna dari Lapangan Permainan.
Gawang harus stabil, untuk mencegah Gawang bergeser atau terbalik, Gawang di buat portebel yang bisa di pindahkan atau tidak boleh permanen, hanya boleh di pergunakan bila memenuhi persyaratan keselamatan.
Daerah Pergantian Pemain
Daerah Pergantian Pemain terletak persis di depan Bangku Cadangan di mana Pemain Cadangan dan Ofisial Tim berada, sebagaimana di maksud Peraturan 3.
- Daerah Pergantian Pemain berada di depan Daerah Teknik dan memiliki panjang 5 meter. Daerah ini di tandai pada setiap sisinya dengan sebuah Garis yang memotong Garis Samping panjang 80 cm, di mana 40 cm berada Di Dalam Lapangan Permainan dan 40 cm Di Luar Lapangan Permainan. Dan lebar Garis 8 cm;
- Daerah di depan meja Pencatat Waktu 5 meter di ke dua sisi Garis Tengah Lapangan harus bersih dari gangguan pandangan;
- Daerah Pergantian Pemain setiap Tim berada di setengah bagian Lapangan Permainan di daerah pertahanan masing-masing dan Pergantian Pemain di lakukan pada Dua Paruh Waktu Pertandingan dan bila ada Perpanjangan Waktu, jika di lakukan
( diedit: 03-07-2016, 02:17 PM )
LAPANGAN
Permukaan Lapangan
Pertandingan haruslah Di Mainkan di Lapangan yang rata, mulus, dan tidak kasar atau tidak bergelombang. Sebaiknya terbuat dari kayu atau bahan buatan, menurut Peraturan Kompetisi. Beton atau aspal tidak di perbolehkan.
Lapangan rumput sintetis yang di ijinkan dalam kasus luar biasa dan hanya untuk Kompetisi domestik.
Tanda Lapangan
Lapangan Permainan harus persegi empat di Tandai dengan Garis-Garis dan Garis-Garis tersebut berfungsi sebagai Pembatas Lapangan dengan warna jelas yang dapat di bedakan dengan warna Lapangan Permainan.
Dua Garis terluar yang lebih panjang di sebut sebagai Garis Samping. Dua Garis yang lebih pendek di sebut Garis Gawang.
Lapangan di bagi menjadi dua, yang di belah oleh Garis Tengah Lapangan, di mana memiliki Titik Tengah yang menghubungkan ke dua Garis Samping.
Tanda pusat di tandai dengan sebuah Titik di tengah-tengah Garis Tengah Lapangan, yang di kelilingi sebuah Lingkaran Tengah yang berukuran 3 meter
Sebuah Tanda harus di buat Di Luar Lapangan Permainan, 5 meter dari Lingkaran Sudut dan tegak lurus ke Garis Gawang untuk menjamin Pemain bertahan mundur sejauh itu bila di lakukan Tendangan Sudut. Lebar Garis 8 cm.
Dua tambahan Tanda di setiap jarak 5 meter di sebelah kiri dan kanan sejajar dengan Tanda Titik Penalti Ke Dua, harus di buat di Lapangan Permainan sebagai Tanda jarak minimum untuk mundur bila di lakukan tendangan dari Tanda Titik Penalti Ke Dua. Lebar Tanda Garis adalah 8 cm.
Ukuran
Panjang Garis Samping harus lebih panjang dari Garis Gawang.
Semua Garis Lapangan harus selebar 8 cm.
Untuk Pertandingan Bukan Internasional, ukuran seperti sebagai berikut :
Panjang : Minimum 25 m, Maksimum 42 m
Lebar : Minimum 16 m, Maksimum 25 m
Untuk Pertandingan Internasional, ukuran seperti sebagai berikut :
Panjang : Minimum 38 m
Maksimum 42 m
Lebar : Minimum 20 m
Maksimum 25 m
Daerah Penalti
Dua Garis Lingkaran 6 meter panjangnya di tarik dari bagian luar masing-masing Tiang Gawang dan sudut lurus ke Garis Samping, membentuk sebuah Seperempat Lingkaran di tarik langsung sampai Garis Samping, setiap radius 6 meter dari bagian luar Tiang Gawang. Bagian atas setiap Seperempat Lingkaran di hubungkan dengan Garis Sepanjang 3.16 meter sejajar dengan Garis Gawang di antara Tiang Gawang. Berbatas Garis Penalti dan Garis Gawang adalah Daerah Penalti.
Di setiap Daerah Penalti, di buat Tanda Titik Penalti berjarak 6 meter dari titik tengah di antara ke dua Tiang Gawang yang sama jaraknya.
Titik Penalti Ke Dua
Titik Pinalti Ke Dua berjarak 10 meter dari titik tengah di antara ke dua Tiang Gawang dan jarak yang sama di antara ke dua Tiang tersebut.
Busur Tendangan Sudut
Seperempat Lingkaran dengan radius 25 cm di setiap Sudut Lapangan Permainan.
Gawang
Gawang harus di tempatkan pada bagian tengah masing-masing Garis Gawang.
Gawang terdiri dari dua buah Tiang Gawang dengan jarak yang sama dari setiap Sudut Lapangan dan pada sisi atasnya di hubungkan dengan Mistar Gawang. Tiang Gawang dan Mistar Gawang harus terbuat dari kayu, logam atau bahan lain yang di setujui. Di tempatkan di Lapangan, harus berbentuk Segi Empat, Bulat atau Bulat Panjang dan tidak boleh membahayakan Pemain.
Jarak (di ukur dari bagian dalam) di antara ke dua Tiang Gawang adalah 3 meter dan jarak dari sisi bawah Mistar Gawang ke dasar Permukaan Lapangan adalah 2 meter.
Kedua Tiang Gawang maupun Mistar Gawang memiliki lebar dan kedalaman sama, 8 cm. Jaring terbuat dari tali rami atau nilon, di kaitkan pada ke dua Tiang Gawang dan Mistar Gawang dengan cara memadai dan mendukung pada sisi belakang Gawang. Di pasang pendukung sebagaimana mestinya dan tidak boleh mengganggu Penjaga Gawang.
Tiang Gawang dan Mistar Gawang harus berbeda warna dari Lapangan Permainan.
Gawang harus stabil, untuk mencegah Gawang bergeser atau terbalik, Gawang di buat portebel yang bisa di pindahkan atau tidak boleh permanen, hanya boleh di pergunakan bila memenuhi persyaratan keselamatan.
Daerah Pergantian Pemain
Daerah Pergantian Pemain terletak persis di depan Bangku Cadangan di mana Pemain Cadangan dan Ofisial Tim berada, sebagaimana di maksud Peraturan 3.
- Daerah Pergantian Pemain berada di depan Daerah Teknik dan memiliki panjang 5 meter. Daerah ini di tandai pada setiap sisinya dengan sebuah Garis yang memotong Garis Samping panjang 80 cm, di mana 40 cm berada Di Dalam Lapangan Permainan dan 40 cm Di Luar Lapangan Permainan. Dan lebar Garis 8 cm;
- Daerah di depan meja Pencatat Waktu 5 meter di ke dua sisi Garis Tengah Lapangan harus bersih dari gangguan pandangan;
- Daerah Pergantian Pemain setiap Tim berada di setengah bagian Lapangan Permainan di daerah pertahanan masing-masing dan Pergantian Pemain di lakukan pada Dua Paruh Waktu Pertandingan dan bila ada Perpanjangan Waktu, jika di lakukan

Facebook