PROMO TOPIK
02-22-2016 Dilihat: 2,670
02-09-2016 Dilihat: 2,328
02-08-2016 Dilihat: 2,914
08-11-2015 Dilihat: 3,428
07-05-2015 Dilihat: 2,117


Share:Facebook Twitter
Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
randruin
Pendampingan Proyek Minimalkan KKN
[Image: 50494_196407014565_8087670_n.jpg]
Proyek adalah pekerjaan kontraktor dan penyelenggara untuk memajukan bisnis, jika itu dilakukan oleh swasta dan BUMN, dan untuk memajukan kesejahteraan negara, jika proyek dilakukan oleh pemerintah. Namun, mulai dari tahapan persiapan, ada saja kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan. Untuk mencegah agar hal-hal seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme tidak terjadi, maka dilakukanlah pendampingan proyek. Pendampingan proyek ini dilakukan untuk meminimalkan hal-hal tersebut. Jadi, tidak heran kalau badan yang meminta pendampingan untuk proyeknya dianggap berani untuk membuktikan bahwa dirinya dan badan yang diampunya siap menerima resiko jika melakukan pelanggaran-pelanggaran berupa korupsi, kolusi, dan nepotisme.
 
Pelaksanaan pendampingan proyek ini dilakukan dengan mengawasi setiap tahapan proyek. Baik dalam persiapan hingga evaluasi setelah proyek. Pada tahapan persiapan, pendampingan dilakukan dengan mengawasi perencanaan yang terdiri dari survey, penetapan design kasar, dan perencanaan terkait bahan baku dan budget proyek. Dari awal, survey dan evaluasi haus dilakukan dengan baik, agar perencanaan selanjutnya bisa berjalan dengan tepat. Survey akan menentukan design yang diputuskan. Untuk itu, pendampingan dilakukan untuk mengawasi apakah tahapan ini dilakukan dengan baik atau tidak. Karena jika tidak, maka akan menimbulkan kesalahan dalam proyek yang nantinya akan membuat hasil tidak sesuai dengan rencana. Hasil yang tidak sesuai dengan rencana ini bisa jadi akan dicurigai sebagai upaya untuk menurunkan kualitas hasil proyek yang dilakukan.
 
Pada tahapan design, pemilihan design juga harus disertai alasan yang jelas. Jika tidak pendamping proyek akan mempertanyakan mengapa design tersebut dipilih. Apakah hanya untuk membuang-buang biaya, atau memang ada tujuan tertentu di baliknya. Untuk itu, selain keahlian design yang andal, designer proyek juga harus bisa menjelaskan makna dari design yang dipilih. Setelah itu, pada tahapan pengerjaan. Tahapan pengerjaan ini memiliki peluang besar untuk dikorupsi. Jika biaya sudah turun sesuai dengan perencanaan, namun setelah pengerjaan ternyata masih ada sisa. Maka sisa biaya tersebut dipertanyakan. Hasil proyek pun dipertanyakan. Ternyata tugas pendampingan proyek cukup berat dan membutuhkan kejelian dalam melihat alasan dibalik kesalahan dalam proyek.
Kutip

Komentar
Untuk komentar silahkan ...
---atau---

Loncat forum ke: