<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel>
		<title><![CDATA[WowTopik - Sosial Politik]]></title>
		<link>https://www.wowtopik.com/</link>
		<description><![CDATA[WowTopik - https://www.wowtopik.com]]></description>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 10:14:38 +0000</pubDate>
		<generator>MyBB</generator>
		<item>
			<title><![CDATA[Asal usul 'wangsit siliwangi']]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2759--Asal-usul-wangsit-siliwangi</link>
			<pubDate>Sat, 04 Dec 2021 20:14:16 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2759--Asal-usul-wangsit-siliwangi</guid>
			<description><![CDATA[<img src="https://p.turbosquid.com/ts-thumb/p7/dOx2AI/wV/preview_0002/jpg/1615361381/600x600/fit_q87/b2f4b0d58f736f4b23908e7d4f5eacfab49f5b52/preview_0002.jpg" border="0" alt="[Image: preview_0002.jpg]" /><br />
<span style="font-size: x-small;">gambar ilustrasi</span><br />
<br />
Dari mana asal muasal nama Siliwangi? Dari silsilah raja-raja Sunda baik saat masih di Kawali (Ciamis, Jawa Barat bagian Timur ) maupun di Pakuan Pajajaran (Bogor) tidak ada satu pun yang bernama atau bergelar Siliwangi.<br />
Menurut pemahaman umum Siliwangi berasal dari silih dan wawangi. Dengan demikian secara harfiah Siliwangi berarti ”pengganti yang harum (wangi)”. Jika dikaitkan dengan Uga Wangsit Siliwangi, maka sangat mungkin Siliwangi diberikan sebagai nama pengganti pembuat wangsit dengan tujuan untuk menyembunyikan identitasnya karena alasan keamaman .<br />
<br />
Ingat, Uga Wangsit Siliwangi ditulis oleh seseorang, mungkin abdi dalem atau orang kepercayaan pembuat wangsit. Sebab kata uga bisa diartikan sebagai tafisr atau ramalan, sedang wangsit dalam konteks ini bermakna petuah. Dengan demikian Uga Wangsit Siliwangi bermakna tafsir terhadap petuah dari seseorang yang disamarkan dengan nama Siliwangi.<br />
Lalu siapa orang? Dari lima raja yang bertahta di Kerajaan Pakuan Pajajaran sesudah Prabu Sri Baduga Maharaja moksa di Gunung Halimun, nama Ratu Nilakendra dan Prabu Raga Mulya berada di urutan teratas.<br />
<br />
Ratu Nilakendra memang yang memindahkan pusat pemerintahan ke luar Kota Pakuan (Bogor). Namun saat itu istana belum jatuh, benteng kota belum bisa ditembus oleh pasukan Banten di bawah komando Sultan Hasanuddin dan putranya Maulana Yusuf. Kepergiannya dari keraton lebih dimaksudkan sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu benteng runtuh karena pasukan Pajajaran di luar benteng sering kalah menghadapi pasukan Banten.<br />
Tetapi kecil kemungkinan Ratu Nilakendra yang memberi wangsit dan mendapat julukan Siliwangi. Sebab meski menyukai seni dan tulisan indah, semisal membangun rumah keramat (bale bobot) yang dihiasi dengan bermacam-macam kisah, Sang Ratu tidak disukai rakyatnya. Bahkan Nilakendra yang juga dikenal dengan sebutan Tohaan di Majaya, dianggap sebagai raja yang gemar foya-foya dan penganut sekte Tantra- sekte yang mengagungkan persetubuhan laki-laki da perempuan.<br />
<br />
Di bawah kekuasaannya, rakyat Pajajaran banyak yang kelaparan sebagaimana tertulis dalam naskah Carita Parahiyangan. Dari gambaran seperti itu, jelaslah Ratu Nilakendra tidak mungkin mendapat julukan wangi atau harum.<br />
Dengan demikian tinggal satu raja yang sangat mungkin diberi julukan Siliwangi yakni Prabu Raga Mulya alias Suryakencana atau yang dalam naskah Carita Parahiyangan disebut dengan Nusya Mulya.<br />
Apa alasannya? <br />
Saat itu Raga Mulya tidak bertahta di Istana Bogor. Keraton hanya dijaga oleh prajurit-prajurit pilihan. Namun demikian hingga Sultan Hasanudin wafat dan tampuk Kerajaan Banten dipegang Maulana Yusuf, benteng Pajajaran tetap kokoh. Dibutuhkan waktu selama 12 tahun bagi pasukan Maulana Yusuf untuk untuk menaklukkannya. Itu pun setelah adanya pengkhianatan dari perwira penjaga benteng.<br />
Di masa akhir Kerajaan Pakuan Pajajaran, Prabu Raga Mulya bertahta di Pulasari Pandeglang. Itu sebabnya Raga Mulya juga dikenal dengan sebutan Pucuk Umun (Panembahan) Pulasari.<br />
<br />
Setelah Pajajaran runtuh di tahun 1579, Raga Mulya yang tidak lagi menyandang gelar raja kemungkinan bermaksud meninggalkan keduniawian. Nah, di saat-saat itulah Raga Mulya mengeluarkan wangsit atau petuah kepada rakyatnya.<br />
Mari kita simak Uga Wangsit Siliwangi secara utuh.<br />
Di bagian pembuka disebutkan :<br />
“<span style="font-style: italic;">Perjalanan kita hanya sampai disini hari ini, walaupun kalian semua setia padaku! Tapi aku tidak boleh membawa kalian dalam masalah ini, membuat kalian susah, ikut merasakan miskin dan lapar. Kalian boleh memilih untuk hidup kedepan nanti, agar besok lusa, kalian hidup senang kaya raya dan bisa mendirikan lagi Pajajaran! Bukan Pajajaran saat ini tapi Pajajaran yang baru yang berdiri oleh perjalanan waktu! Pilih! aku tidak akan melarang, sebab untukku, tidak pantas jadi raja yang rakyatnya lapar dan miskin</span>.”<br />
Dari kutipan itu jelaslah jika saat wangsit diucapkan, Kerajaan Pajajaran sudah runtuh. Prabu Raga Mulya yang namanya kemudian disamarkan dengan sebutan Siliwangi merasa tidak pantas tetap menjadi raja jika rakyatnya kelaparan.<br />
<br />
Kalimat pembuka ini juga menjadi alas argumen jika Uga Wangsit Siliwangi tidak dibuat atau diucapkan oleh Prabu Sri Baduga Maharaja. Sebab saat Sri Baduga moksa, Kerajaan Pakuan masih berdiri kokoh. Bahkan penerusnya, Prabu Surawisesa mendapat julukan perwiira perkasa yang pemberani. Sebab selama 14 tahun berkuasa, Surawisesa a melakukan 15 kali pertempuran untuk memperluas Kerajaan Pakuan Pajajaran.<br />
Selanjutnya disebutkan dalam Uga Wangsit Siliwangi:<br />
“<span style="font-style: italic;">Dengarkan! Yang ingin tetap ikut denganku, cepat memisahkan diri ke selatan! Yang ingin kembali lagi ke kota yang ditinggalkan, cepat memisahkan diri ke utara! Yang ingin berbakti kepada raja yang sedang berkuasa, cepat memisahkan diri ke timur! Yang tidak ingin ikut siapa-siapa, cepat memisahkan diri ke barat</span>!”<br />
Petuah ini sangat jelas ditujukan kepada rakyatnya yang sedang kebingungan. Prabu Siliwangi lantas mengelompokkan rakyatnya berdasarkan aspirasi dan polarisasi politik saat itu. Kalimat “kota yang ditinggalkan” sangat mungkin merujuk pada Pakuan Pajajaran yang sudah lama ditinggalkan.<br />
<br />
<span style="font-size: small;">Sedang ungkapan “raja yang sedang berkuasa” jelas ditujukan kepada Sultan Banten Maulana Yusuf, yang ditegaskan di alenia ketiga.</span><br />
<br />
sumber :<br />
<a href="https://risalahmisteri.com/detail/43/raja-ini-yang-mengeluarkan-wangsit-siliwangi" target="_blank">https://risalahmisteri.com/detail/43/raj...-siliwangi</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="https://p.turbosquid.com/ts-thumb/p7/dOx2AI/wV/preview_0002/jpg/1615361381/600x600/fit_q87/b2f4b0d58f736f4b23908e7d4f5eacfab49f5b52/preview_0002.jpg" border="0" alt="[Image: preview_0002.jpg]" /><br />
<span style="font-size: x-small;">gambar ilustrasi</span><br />
<br />
Dari mana asal muasal nama Siliwangi? Dari silsilah raja-raja Sunda baik saat masih di Kawali (Ciamis, Jawa Barat bagian Timur ) maupun di Pakuan Pajajaran (Bogor) tidak ada satu pun yang bernama atau bergelar Siliwangi.<br />
Menurut pemahaman umum Siliwangi berasal dari silih dan wawangi. Dengan demikian secara harfiah Siliwangi berarti ”pengganti yang harum (wangi)”. Jika dikaitkan dengan Uga Wangsit Siliwangi, maka sangat mungkin Siliwangi diberikan sebagai nama pengganti pembuat wangsit dengan tujuan untuk menyembunyikan identitasnya karena alasan keamaman .<br />
<br />
Ingat, Uga Wangsit Siliwangi ditulis oleh seseorang, mungkin abdi dalem atau orang kepercayaan pembuat wangsit. Sebab kata uga bisa diartikan sebagai tafisr atau ramalan, sedang wangsit dalam konteks ini bermakna petuah. Dengan demikian Uga Wangsit Siliwangi bermakna tafsir terhadap petuah dari seseorang yang disamarkan dengan nama Siliwangi.<br />
Lalu siapa orang? Dari lima raja yang bertahta di Kerajaan Pakuan Pajajaran sesudah Prabu Sri Baduga Maharaja moksa di Gunung Halimun, nama Ratu Nilakendra dan Prabu Raga Mulya berada di urutan teratas.<br />
<br />
Ratu Nilakendra memang yang memindahkan pusat pemerintahan ke luar Kota Pakuan (Bogor). Namun saat itu istana belum jatuh, benteng kota belum bisa ditembus oleh pasukan Banten di bawah komando Sultan Hasanuddin dan putranya Maulana Yusuf. Kepergiannya dari keraton lebih dimaksudkan sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu benteng runtuh karena pasukan Pajajaran di luar benteng sering kalah menghadapi pasukan Banten.<br />
Tetapi kecil kemungkinan Ratu Nilakendra yang memberi wangsit dan mendapat julukan Siliwangi. Sebab meski menyukai seni dan tulisan indah, semisal membangun rumah keramat (bale bobot) yang dihiasi dengan bermacam-macam kisah, Sang Ratu tidak disukai rakyatnya. Bahkan Nilakendra yang juga dikenal dengan sebutan Tohaan di Majaya, dianggap sebagai raja yang gemar foya-foya dan penganut sekte Tantra- sekte yang mengagungkan persetubuhan laki-laki da perempuan.<br />
<br />
Di bawah kekuasaannya, rakyat Pajajaran banyak yang kelaparan sebagaimana tertulis dalam naskah Carita Parahiyangan. Dari gambaran seperti itu, jelaslah Ratu Nilakendra tidak mungkin mendapat julukan wangi atau harum.<br />
Dengan demikian tinggal satu raja yang sangat mungkin diberi julukan Siliwangi yakni Prabu Raga Mulya alias Suryakencana atau yang dalam naskah Carita Parahiyangan disebut dengan Nusya Mulya.<br />
Apa alasannya? <br />
Saat itu Raga Mulya tidak bertahta di Istana Bogor. Keraton hanya dijaga oleh prajurit-prajurit pilihan. Namun demikian hingga Sultan Hasanudin wafat dan tampuk Kerajaan Banten dipegang Maulana Yusuf, benteng Pajajaran tetap kokoh. Dibutuhkan waktu selama 12 tahun bagi pasukan Maulana Yusuf untuk untuk menaklukkannya. Itu pun setelah adanya pengkhianatan dari perwira penjaga benteng.<br />
Di masa akhir Kerajaan Pakuan Pajajaran, Prabu Raga Mulya bertahta di Pulasari Pandeglang. Itu sebabnya Raga Mulya juga dikenal dengan sebutan Pucuk Umun (Panembahan) Pulasari.<br />
<br />
Setelah Pajajaran runtuh di tahun 1579, Raga Mulya yang tidak lagi menyandang gelar raja kemungkinan bermaksud meninggalkan keduniawian. Nah, di saat-saat itulah Raga Mulya mengeluarkan wangsit atau petuah kepada rakyatnya.<br />
Mari kita simak Uga Wangsit Siliwangi secara utuh.<br />
Di bagian pembuka disebutkan :<br />
“<span style="font-style: italic;">Perjalanan kita hanya sampai disini hari ini, walaupun kalian semua setia padaku! Tapi aku tidak boleh membawa kalian dalam masalah ini, membuat kalian susah, ikut merasakan miskin dan lapar. Kalian boleh memilih untuk hidup kedepan nanti, agar besok lusa, kalian hidup senang kaya raya dan bisa mendirikan lagi Pajajaran! Bukan Pajajaran saat ini tapi Pajajaran yang baru yang berdiri oleh perjalanan waktu! Pilih! aku tidak akan melarang, sebab untukku, tidak pantas jadi raja yang rakyatnya lapar dan miskin</span>.”<br />
Dari kutipan itu jelaslah jika saat wangsit diucapkan, Kerajaan Pajajaran sudah runtuh. Prabu Raga Mulya yang namanya kemudian disamarkan dengan sebutan Siliwangi merasa tidak pantas tetap menjadi raja jika rakyatnya kelaparan.<br />
<br />
Kalimat pembuka ini juga menjadi alas argumen jika Uga Wangsit Siliwangi tidak dibuat atau diucapkan oleh Prabu Sri Baduga Maharaja. Sebab saat Sri Baduga moksa, Kerajaan Pakuan masih berdiri kokoh. Bahkan penerusnya, Prabu Surawisesa mendapat julukan perwiira perkasa yang pemberani. Sebab selama 14 tahun berkuasa, Surawisesa a melakukan 15 kali pertempuran untuk memperluas Kerajaan Pakuan Pajajaran.<br />
Selanjutnya disebutkan dalam Uga Wangsit Siliwangi:<br />
“<span style="font-style: italic;">Dengarkan! Yang ingin tetap ikut denganku, cepat memisahkan diri ke selatan! Yang ingin kembali lagi ke kota yang ditinggalkan, cepat memisahkan diri ke utara! Yang ingin berbakti kepada raja yang sedang berkuasa, cepat memisahkan diri ke timur! Yang tidak ingin ikut siapa-siapa, cepat memisahkan diri ke barat</span>!”<br />
Petuah ini sangat jelas ditujukan kepada rakyatnya yang sedang kebingungan. Prabu Siliwangi lantas mengelompokkan rakyatnya berdasarkan aspirasi dan polarisasi politik saat itu. Kalimat “kota yang ditinggalkan” sangat mungkin merujuk pada Pakuan Pajajaran yang sudah lama ditinggalkan.<br />
<br />
<span style="font-size: small;">Sedang ungkapan “raja yang sedang berkuasa” jelas ditujukan kepada Sultan Banten Maulana Yusuf, yang ditegaskan di alenia ketiga.</span><br />
<br />
sumber :<br />
<a href="https://risalahmisteri.com/detail/43/raja-ini-yang-mengeluarkan-wangsit-siliwangi" target="_blank">https://risalahmisteri.com/detail/43/raj...-siliwangi</a>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[[usulan terkait covid] Make Indonesia (World) Happy Again]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2720--usulan-terkait-covid-Make-Indonesia-World-Happy-Again</link>
			<pubDate>Sun, 18 Jul 2021 19:16:40 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2720--usulan-terkait-covid-Make-Indonesia-World-Happy-Again</guid>
			<description><![CDATA[ppkm dilanjut? sampe kapan? <br />
<br />
sebagaimana tulisan 'lockdown tdk mungkin berlangsung lama' <br />
<a href="https://www.wowtopik.com/t2558--laukdaun-tidak-mungkin-berlangsung-lama" target="_blank">https://www.wowtopik.com/t2558--laukdaun...gsung-lama</a><br />
ntah itu negara maju ato tdk<br />
<br />
jadi coba usul lagi dah.<br />
mending nambah/bayar petugas (tni-polri dll) utk memperketat prokes (slama 6bln, 1th, 2th)<br />
mungkin lebih murah drpd rakyat tdk bisa bekerja.<br />
<br />
ntah ppkm sebulan 1x 3-7hr aja, ato tiap 2bulan 1x10hr, sisanya prokes lebih ketat (bener2 topo-broto)<br />
tokoh politik &amp; agama mengajak warga utk lbih menuju 'kesadaran tinggi' scr kolektif <br />
puasa-nyepi ato apalah intinya menahan apa2 yg kurang perlu.<br />
<br />
yah yah namanya juga usul, biar Indonesia &amp; dunia Happy Again  <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/sleepy.png" alt="Sleepy" title="Sleepy" class="smilie smilie_19" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ppkm dilanjut? sampe kapan? <br />
<br />
sebagaimana tulisan 'lockdown tdk mungkin berlangsung lama' <br />
<a href="https://www.wowtopik.com/t2558--laukdaun-tidak-mungkin-berlangsung-lama" target="_blank">https://www.wowtopik.com/t2558--laukdaun...gsung-lama</a><br />
ntah itu negara maju ato tdk<br />
<br />
jadi coba usul lagi dah.<br />
mending nambah/bayar petugas (tni-polri dll) utk memperketat prokes (slama 6bln, 1th, 2th)<br />
mungkin lebih murah drpd rakyat tdk bisa bekerja.<br />
<br />
ntah ppkm sebulan 1x 3-7hr aja, ato tiap 2bulan 1x10hr, sisanya prokes lebih ketat (bener2 topo-broto)<br />
tokoh politik &amp; agama mengajak warga utk lbih menuju 'kesadaran tinggi' scr kolektif <br />
puasa-nyepi ato apalah intinya menahan apa2 yg kurang perlu.<br />
<br />
yah yah namanya juga usul, biar Indonesia &amp; dunia Happy Again  <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/sleepy.png" alt="Sleepy" title="Sleepy" class="smilie smilie_19" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA['laukdaun' tidak mungkin berlangsung lama]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2558--laukdaun-tidak-mungkin-berlangsung-lama</link>
			<pubDate>Sun, 10 May 2020 17:41:42 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2558--laukdaun-tidak-mungkin-berlangsung-lama</guid>
			<description><![CDATA[<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">lockdown sih bukan laukdaun</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">ntah lockdown, karantina kesehatan, psbb jelas tdk mungkin berlangsung lama, sebagaimana yang terjadi di negara2 lain, misal eropa. sebab adl faktor ekonomi. kebetulan sebagian negara ntah situasi dianggap terkendali, blm begitu terkendali pun, lockdown akan dilonggarkan. istilah lockdown kan upaya mengendalikan, &amp; persiapan pemerintah membangun infrastruktur kesehatan, persiapan alat2, obat2an, persiapan relawan.</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;"> intinya masalah bisnis, ekonomi, perkerjaan 3-4bln akan berusaha dibuat normal (meski tetap ada psbb, jaga jarak, pake masker dll)</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">kasus di china, adalah lockdown kota (bukan negara, bukan ibukota)</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">kasus di italia adl lockdown negara</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">sementara indonesia adl psbb </span></span><br />
<br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">tulisan ini utk merespon pihak2 yg resah thd ekonomi dari yg bawah-atas.</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">dng membaca kemungkinan2 situasi, kebijakan yg akan ditempuh pemerintah, seharusnya istilah PHK itu juga tdk perlu terjadi, yg mungkin dilakukan adalah berhenti kerja sementara, klo sudah usai (ato blm usai pun) kegiatan ekonomi-pekerjaan harus dilanjutkan ntah dng merubah kebiasan aja</span></span>. sejelek2 kondisi mungkin disebut 'adu ketahanan'. meski memang ntah lockdown ato apa ini sementara waktu memang diperlukan<br />
<br />
apakah mampu eropa lockdown 4-6bln, jelas sulit. maka sebagian negara malah swedia agak melonggarkan dari awal2 dng menggunakan istilah 'gerd imunity'<br />
yg penting adl bagi pemerintah dimasa psbb ini, menyiapkan apa2 yg akan diperlukan nanti<br />
jika 3-4bln blm begitu terkendali apa boleh buat dah ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">lockdown sih bukan laukdaun</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">ntah lockdown, karantina kesehatan, psbb jelas tdk mungkin berlangsung lama, sebagaimana yang terjadi di negara2 lain, misal eropa. sebab adl faktor ekonomi. kebetulan sebagian negara ntah situasi dianggap terkendali, blm begitu terkendali pun, lockdown akan dilonggarkan. istilah lockdown kan upaya mengendalikan, &amp; persiapan pemerintah membangun infrastruktur kesehatan, persiapan alat2, obat2an, persiapan relawan.</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;"> intinya masalah bisnis, ekonomi, perkerjaan 3-4bln akan berusaha dibuat normal (meski tetap ada psbb, jaga jarak, pake masker dll)</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">kasus di china, adalah lockdown kota (bukan negara, bukan ibukota)</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">kasus di italia adl lockdown negara</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">sementara indonesia adl psbb </span></span><br />
<br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">tulisan ini utk merespon pihak2 yg resah thd ekonomi dari yg bawah-atas.</span></span><br />
<span style="color: #1c1e21;"><span style="font-size: small;">dng membaca kemungkinan2 situasi, kebijakan yg akan ditempuh pemerintah, seharusnya istilah PHK itu juga tdk perlu terjadi, yg mungkin dilakukan adalah berhenti kerja sementara, klo sudah usai (ato blm usai pun) kegiatan ekonomi-pekerjaan harus dilanjutkan ntah dng merubah kebiasan aja</span></span>. sejelek2 kondisi mungkin disebut 'adu ketahanan'. meski memang ntah lockdown ato apa ini sementara waktu memang diperlukan<br />
<br />
apakah mampu eropa lockdown 4-6bln, jelas sulit. maka sebagian negara malah swedia agak melonggarkan dari awal2 dng menggunakan istilah 'gerd imunity'<br />
yg penting adl bagi pemerintah dimasa psbb ini, menyiapkan apa2 yg akan diperlukan nanti<br />
jika 3-4bln blm begitu terkendali apa boleh buat dah ...]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Jenis bisnis & kebiasaan manusia terkait lingkungan (ekologi)]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2555--Jenis-bisnis-kebiasaan-manusia-terkait-lingkungan-ekologi</link>
			<pubDate>Sat, 18 Apr 2020 23:24:14 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2555--Jenis-bisnis-kebiasaan-manusia-terkait-lingkungan-ekologi</guid>
			<description><![CDATA[Katanya, manusia lah ntah semua, sebagian kecil-besar yg sering merusak alam.<br />
Polusi, pengurangan area hutan dll<br />
 <br />
Kadang aku pingin ‘sambilan’ bisnis fashion, tapi ketika ingat manusia sekarang terlalu banyak membuat/menggunakan pakaian, klo jaman dlu per individu mungkin hanya memiliki 3-10 setelan (tergantung jamannya &amp; kelas social), klo sekarang orang2 kecil aja mungkin 10-20 stelan, klo orang yg berkelas/selebritas tidak hanya 100 setelan, mungkin 500-1000, temasuk koleksi2 barang yg disukai, koleksi pakaian, sepatu, topi dsb<br />
Sementara di toko2 ntah mall2 besar, ato toko kecil-sedang, pasar2 tradisional. Stok berbagai pakaian begitu buanyak<br />
Klo jaman dulu pakaian sering dipake sampe rusak-lusuh, klo sekarang sebagian baru dipake sebentar masuk lemari/gudang koleksi.<br />
 <br />
Ini semua adalah terkait bahan mentah, yg semuanya adalah dr alam. Ntah alami seperti kapas, kulit binatang, maupun sintetis. (terutama adl yg alami itu lho).<br />
Itu hanya pakaian blm mebel dll, wah wah manusia2.<br />
Mungkin sebagian manusia yg mempunyai kesadaran terhadap lingkungan. Memang namanya nafsu memang ga gampang.<br />
Tapi ntah efeknya begitu jelas, ketika bumi ini sudah tidak begitu seimbang jumlah bencana alam akan semakin banyak.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Katanya, manusia lah ntah semua, sebagian kecil-besar yg sering merusak alam.<br />
Polusi, pengurangan area hutan dll<br />
 <br />
Kadang aku pingin ‘sambilan’ bisnis fashion, tapi ketika ingat manusia sekarang terlalu banyak membuat/menggunakan pakaian, klo jaman dlu per individu mungkin hanya memiliki 3-10 setelan (tergantung jamannya &amp; kelas social), klo sekarang orang2 kecil aja mungkin 10-20 stelan, klo orang yg berkelas/selebritas tidak hanya 100 setelan, mungkin 500-1000, temasuk koleksi2 barang yg disukai, koleksi pakaian, sepatu, topi dsb<br />
Sementara di toko2 ntah mall2 besar, ato toko kecil-sedang, pasar2 tradisional. Stok berbagai pakaian begitu buanyak<br />
Klo jaman dulu pakaian sering dipake sampe rusak-lusuh, klo sekarang sebagian baru dipake sebentar masuk lemari/gudang koleksi.<br />
 <br />
Ini semua adalah terkait bahan mentah, yg semuanya adalah dr alam. Ntah alami seperti kapas, kulit binatang, maupun sintetis. (terutama adl yg alami itu lho).<br />
Itu hanya pakaian blm mebel dll, wah wah manusia2.<br />
Mungkin sebagian manusia yg mempunyai kesadaran terhadap lingkungan. Memang namanya nafsu memang ga gampang.<br />
Tapi ntah efeknya begitu jelas, ketika bumi ini sudah tidak begitu seimbang jumlah bencana alam akan semakin banyak.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Virus corona vs sistem, kebijakan Negara]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2543--Virus-corona-vs-sistem-kebijakan-Negara</link>
			<pubDate>Tue, 31 Mar 2020 12:07:51 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2543--Virus-corona-vs-sistem-kebijakan-Negara</guid>
			<description><![CDATA[China yg awalnya terdapat basis besar penyebaran virus corona baru ini, pada akhirnya bisa meredam dlm jangka waktu 2-3bulan, ya saat ini mereka masih menangani &amp; mendapat kasus dari luar meski tdk significant.<br />
Tapi scr umum mulai terkendali.<br />
 <br />
China dng sistem negara yg homogen, di kontrol penuh oleh satu partai, (PKC), agak mirip korea utara, (yg mungkin kasus2 terkait tdk di sebar di negara ini). Meski china sedikit terbuka, tapi system tetap dibawah satu kekuatan yg homogen, ditunjang capital berlimpah, teknologi.<br />
 <br />
Italia, spanyol, tergolong dng negara maju, tapi dng system Negara cukup liberal,<br />
 <br />
Iran, Saudi, agak sama yaitu menggunakan mazhab agama sbg alat control, meski iran mendapat tantangan corona lebih besar.<br />
 <br />
Sementara, Indonesia dan India juga agak mirip, penduduk yg besar dan macem2 latar belakang, demokrasi yg condong liberal, capital &amp; sains yg masih dibawah china, korsel, german. Ibarat tulang &amp; otot dlm tubuh yg membuat gerak kedodoran. lockdown ga lockdown masyarakat sudah agak chaos.<br />
Tapi mungkin Indonesia &amp; India, ntah dlm prosenstase yg sedikit dibantu sebab wilayah tropis.<br />
 <br />
Di asia ada china &amp; korsel, mungkin jepang, yg penangananan kasus cukup baik, yg tentu sedikit banyak bisa membantu area asia terdekat.<br />
Sementara di eropa, mungkin ada jerman &amp; rusia yg mungkin bisa membantu area terdekat.<br />
Nah, klo di benua amerika, kebetulan tidak ada.<br />
Tapi batas2 negara sudah tdk begitu relevan dlm hal kerjasama, korsel dan jepang juga tinggal geser ke timur nyampai benua amerika.<br />
 <br />
Yah, menghapai virus corona baru ini, ibarat seni berperang. Efektifitas gerak/kebijakan, system social, segala upaya yg dikerahkan.<br />
Musuh tak terlihat, katanya …]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[China yg awalnya terdapat basis besar penyebaran virus corona baru ini, pada akhirnya bisa meredam dlm jangka waktu 2-3bulan, ya saat ini mereka masih menangani &amp; mendapat kasus dari luar meski tdk significant.<br />
Tapi scr umum mulai terkendali.<br />
 <br />
China dng sistem negara yg homogen, di kontrol penuh oleh satu partai, (PKC), agak mirip korea utara, (yg mungkin kasus2 terkait tdk di sebar di negara ini). Meski china sedikit terbuka, tapi system tetap dibawah satu kekuatan yg homogen, ditunjang capital berlimpah, teknologi.<br />
 <br />
Italia, spanyol, tergolong dng negara maju, tapi dng system Negara cukup liberal,<br />
 <br />
Iran, Saudi, agak sama yaitu menggunakan mazhab agama sbg alat control, meski iran mendapat tantangan corona lebih besar.<br />
 <br />
Sementara, Indonesia dan India juga agak mirip, penduduk yg besar dan macem2 latar belakang, demokrasi yg condong liberal, capital &amp; sains yg masih dibawah china, korsel, german. Ibarat tulang &amp; otot dlm tubuh yg membuat gerak kedodoran. lockdown ga lockdown masyarakat sudah agak chaos.<br />
Tapi mungkin Indonesia &amp; India, ntah dlm prosenstase yg sedikit dibantu sebab wilayah tropis.<br />
 <br />
Di asia ada china &amp; korsel, mungkin jepang, yg penangananan kasus cukup baik, yg tentu sedikit banyak bisa membantu area asia terdekat.<br />
Sementara di eropa, mungkin ada jerman &amp; rusia yg mungkin bisa membantu area terdekat.<br />
Nah, klo di benua amerika, kebetulan tidak ada.<br />
Tapi batas2 negara sudah tdk begitu relevan dlm hal kerjasama, korsel dan jepang juga tinggal geser ke timur nyampai benua amerika.<br />
 <br />
Yah, menghapai virus corona baru ini, ibarat seni berperang. Efektifitas gerak/kebijakan, system social, segala upaya yg dikerahkan.<br />
Musuh tak terlihat, katanya …]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Solusi Total menghadapi pandemic corona convid-19]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2539--Solusi-Total-menghadapi-pandemic-corona-convid-19</link>
			<pubDate>Fri, 20 Mar 2020 14:26:53 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2539--Solusi-Total-menghadapi-pandemic-corona-convid-19</guid>
			<description><![CDATA[manusia perlu berupaya sekuat2nya, tentu hal ini sudah ada pejabat yg 'memikirkan' khusus, tapi tdk ada salahnya mungkin tulisan brikut saling melengkapi<br />
<br />
<span style="font-style: italic;">pan</span>demic, berarti berefek global, meliputi bangsa2, all nation.<br />
kan awalnya dari wuhan-china trus menyebar, krn bangsa diluar china berharap wabah akan terlokalisir hanya china, ato hanya wuhan saja. pada akhirnya tdk spt itu.<br />
berarti solusi nation (partial) tdk efektif, krn ada istilah 'imported case' yg masif. jadi antar bangsa perlu bekerja sama, -klo perang bisa di hambat dng gencatan, nah klo pandemic ya dihambat dng kerjasama.<br />
<br />
terkait solusi total yg global, point intinya adl sbb :<br />
- penyembuhan<br />
- mengurangi penyebaran<br />
<br />
<br />
dlm kondisi krisis, kebutuan pokok adl<br />
- persediaan makanan-minuman<br />
- alat kesehatan, obat<br />
- alat penanganan/proteksi, kebersihan<br />
<br />
kerjasama international yg efektif<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">penyembuhan</span><br />
konon sudah ada obat yg cukup lumayan meredam/ntah juga menyembuhkan, siap produksi masal. menyiapkan bahan mentahnya, distrubusinya yg efektif.<br />
<span style="text-decoration: underline;">penguatan/perlindungan tenaga medis</span><br />
alat pelindung (APD) yg 'benar' &amp; jumlah yg cukup. bila perlu mengubah-mengajak industri2 tertentu ke arah ini.<br />
jumlah tenaga medis yg cukup, menyiapkan tenaga pengganti biar tdk terlalu capek. kan sudah ada tuh relawan2 yg siap, bisa juga menyerap dari elemen militer yg sudah dilatih berjiwa militan<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">mengurangi penyebaran.</span><br />
<span style="text-decoration: underline;">mengontrol pergerakan</span>, titik2 inti (tempat distribusi kebutuhan pokok) di seluruh bangsa, bila perlu clean. menempatkan tukang semprot disefektan khusus. bila ada elemen yg curiga bersinggungan dng sesuatu yg mencurigakan perlu waktu tertentu tdk aktif, contoh, meski sudah cuci tangan jng merasa aman<br />
nah terkait ini bangsa2 harus menyiapkan, alat kebersihan/disinfectan dng jml yg cukup, negara mana yg siap memproduksi, ato masing2 bangsa bisa<br />
<br />
<span style="text-decoration: underline;">mengurangi pergerakan</span> yg tdk penting , misal industri2 tertentu di tutup, misal di ganti dng kegiatan bersih2<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">kebutuhan makanan-minuman</span><br />
masyarakat mungkin agak 'berpuasa' mengkonsumsi dng jml yg berlebihan, ntah mungkin sedikit menahan lapar sesekali.  ato memilih jenis makanan2 yg efektif utk menahan lapar.<br />
mengajak industri yg tdk penting mengisi sektor ini (sektor lain yg penting yg mereka bisa)<br />
misal industri rokok sementara dihentikan, lahan2 utk tembakau misal utk makanan, obat alami ex: jahe, kunyit dll<br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">stok alat kesehatan &amp; kebersihan</span><br />
termasuk bahan2 alternatif<br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">kerjasama international yg efektif</span><br />
betul dlm situasi normal, apakah politik international &amp; nasional dlm negeri begitu 'keras' mungkin ya. lihat aja dlm situasi spt sekarang, korut aja malah uji coba nuklir, konflik disuatu wilayah masih berlangsung. tetapi dunia ini kan macem2, 'temen yg baik' masih banyak.<br />
nah masing2 negara punya kapabilitas, jadi satu sama lain bisa saling memperkuat<br />
<br />
silahkan jika ada yg mo nambah2 usul]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[manusia perlu berupaya sekuat2nya, tentu hal ini sudah ada pejabat yg 'memikirkan' khusus, tapi tdk ada salahnya mungkin tulisan brikut saling melengkapi<br />
<br />
<span style="font-style: italic;">pan</span>demic, berarti berefek global, meliputi bangsa2, all nation.<br />
kan awalnya dari wuhan-china trus menyebar, krn bangsa diluar china berharap wabah akan terlokalisir hanya china, ato hanya wuhan saja. pada akhirnya tdk spt itu.<br />
berarti solusi nation (partial) tdk efektif, krn ada istilah 'imported case' yg masif. jadi antar bangsa perlu bekerja sama, -klo perang bisa di hambat dng gencatan, nah klo pandemic ya dihambat dng kerjasama.<br />
<br />
terkait solusi total yg global, point intinya adl sbb :<br />
- penyembuhan<br />
- mengurangi penyebaran<br />
<br />
<br />
dlm kondisi krisis, kebutuan pokok adl<br />
- persediaan makanan-minuman<br />
- alat kesehatan, obat<br />
- alat penanganan/proteksi, kebersihan<br />
<br />
kerjasama international yg efektif<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">penyembuhan</span><br />
konon sudah ada obat yg cukup lumayan meredam/ntah juga menyembuhkan, siap produksi masal. menyiapkan bahan mentahnya, distrubusinya yg efektif.<br />
<span style="text-decoration: underline;">penguatan/perlindungan tenaga medis</span><br />
alat pelindung (APD) yg 'benar' &amp; jumlah yg cukup. bila perlu mengubah-mengajak industri2 tertentu ke arah ini.<br />
jumlah tenaga medis yg cukup, menyiapkan tenaga pengganti biar tdk terlalu capek. kan sudah ada tuh relawan2 yg siap, bisa juga menyerap dari elemen militer yg sudah dilatih berjiwa militan<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">mengurangi penyebaran.</span><br />
<span style="text-decoration: underline;">mengontrol pergerakan</span>, titik2 inti (tempat distribusi kebutuhan pokok) di seluruh bangsa, bila perlu clean. menempatkan tukang semprot disefektan khusus. bila ada elemen yg curiga bersinggungan dng sesuatu yg mencurigakan perlu waktu tertentu tdk aktif, contoh, meski sudah cuci tangan jng merasa aman<br />
nah terkait ini bangsa2 harus menyiapkan, alat kebersihan/disinfectan dng jml yg cukup, negara mana yg siap memproduksi, ato masing2 bangsa bisa<br />
<br />
<span style="text-decoration: underline;">mengurangi pergerakan</span> yg tdk penting , misal industri2 tertentu di tutup, misal di ganti dng kegiatan bersih2<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">kebutuhan makanan-minuman</span><br />
masyarakat mungkin agak 'berpuasa' mengkonsumsi dng jml yg berlebihan, ntah mungkin sedikit menahan lapar sesekali.  ato memilih jenis makanan2 yg efektif utk menahan lapar.<br />
mengajak industri yg tdk penting mengisi sektor ini (sektor lain yg penting yg mereka bisa)<br />
misal industri rokok sementara dihentikan, lahan2 utk tembakau misal utk makanan, obat alami ex: jahe, kunyit dll<br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">stok alat kesehatan &amp; kebersihan</span><br />
termasuk bahan2 alternatif<br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">kerjasama international yg efektif</span><br />
betul dlm situasi normal, apakah politik international &amp; nasional dlm negeri begitu 'keras' mungkin ya. lihat aja dlm situasi spt sekarang, korut aja malah uji coba nuklir, konflik disuatu wilayah masih berlangsung. tetapi dunia ini kan macem2, 'temen yg baik' masih banyak.<br />
nah masing2 negara punya kapabilitas, jadi satu sama lain bisa saling memperkuat<br />
<br />
silahkan jika ada yg mo nambah2 usul]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Membaca klompok2 islam dibalik peta politik 2019 kemarin]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2431--Membaca-klompok2-islam-dibalik-peta-politik-2019-kemarin</link>
			<pubDate>Wed, 02 Oct 2019 20:11:49 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2431--Membaca-klompok2-islam-dibalik-peta-politik-2019-kemarin</guid>
			<description><![CDATA[menengok yg lalu '2019' utk berkaca ...<br />
<br />
kubu 01<br />
-         nampaknya sebagian besar NU ada disini, melihat parpol dan wakil presidennya.<br />
-         syiah, di tahun 2014 lalu tokoh syiah jalaludin rahmad gabung pdip, sedang deni siregar jg sering membela kubu jokowi. Alasan syiah mendukung jokowi krn dianggap akan lebih nasionalis-plural krn di tulang punggungi pdip. Intinya akan lebih mudah mengembangkan faham syiah, tanpa tekanan spt misal di ‘negri2 suni’. Alasan lain mungkin potensi kemenangan<br />
-         ahmadiyah, alasan mirip dng syiah (sama sepeti syiah katanya ahmadiyah bukan islam, detail saya abaikan dlu)<br />
-         sebagian salafi-wahabi yg terkonek dng Saudi, alasan mungkin krn kunjungan raja Saudi kemarin. Juga dianggapnya jokowi sbg ‘penguasa muslim’ versi mereka. Meski bersebrangan dng syiah, kadang juga nu dlm hal presiden mereka ntah condong ke jokowi, meski jika prabowo menang juga mereka anggap ‘penguasa muslim’ yg sah.<br />
<br />
kubu 02<br />
-         Sebagian besar muhammadiyah mungkin, mengingat parpol &amp; tokohnya<br />
-         IM, dng kendaraan parpol PKSnya<br />
-         Hti, ntah krn dibredel pemerintahan jokowi<br />
-         Fpi, yg pemimpinya ‘dikriminalisi’ rezim jokowi<br />
<br />
Sedang ‘klompok2 islam’ lain mungkin tdk terlalu kentara krn selain juga tdk terlalu resmi mungkin agak terbelah dukungan<br />
<br />
Nah, dari gambaran diatas terlihat bahwa keislaman dan keindonesian itu absurt. (krn sejatinya memang bangsa sekuler yg kebetulan banyak yg 'beridentitas' islam<br />
Dlm hal klompok nu&amp;muhammadiyan itu ‘lumayan’ akrab tapi beda dlm pandangan nasional, lha soal awal puasa &amp; penentuan idulfitri aja cukup sering beda.<br />
<br />
Trus dlm ranah perjuangan klompok satu sama lain saling serang. ‘serangan’ bisa bersifat kritikan-mengingatkan, tapi jg bisa bersifat menjatuhkan-menumbangkan.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">Meski saling serang, tapi juga saling menopang (interdependent)</span><br />
<br />
Masing2 klompok dlm internal-external agama, isme2 non-theis pun. Saling ‘menyerang’ paham yg dianut-diyakini.<br />
<br />
Misal ada satu contoh klompok aliran tertentu, ya misal aja wahabi ato syiah mungkin, klompok2 lain pasti punya berjuta alasan/hujah utk mencela. Tapi thd klompok lain misal ahmadiyah, wahabi &amp; syiah pasti punya alasan yg sama saat menyerang ahmadiyah.<br />
Tapi dlm ruang tertentu, sebutlah ruang publik bernama sekuler. Yg berbeda2 itu ntah sementara bisa memakai ‘baju’ yg sama misal kebangsaan-nasional. Contoh adl saat menonton tim nasional sepakbola.<br />
Dan tentu dilain kesempatan kembali saling serang, apalagi dijaman sekarang ada internet-sosialmedia. Klo dlu mungkin hanya slentingan2 di ruang mereka masing2<br />
<br />
sumber : <a href="https://dunia-islam7.blogspot.com/2019/09/membaca-klompok2-islam-dibalik-peta.html" target="_blank">https://dunia-islam7.blogspot.com/2019/0...-peta.html</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[menengok yg lalu '2019' utk berkaca ...<br />
<br />
kubu 01<br />
-         nampaknya sebagian besar NU ada disini, melihat parpol dan wakil presidennya.<br />
-         syiah, di tahun 2014 lalu tokoh syiah jalaludin rahmad gabung pdip, sedang deni siregar jg sering membela kubu jokowi. Alasan syiah mendukung jokowi krn dianggap akan lebih nasionalis-plural krn di tulang punggungi pdip. Intinya akan lebih mudah mengembangkan faham syiah, tanpa tekanan spt misal di ‘negri2 suni’. Alasan lain mungkin potensi kemenangan<br />
-         ahmadiyah, alasan mirip dng syiah (sama sepeti syiah katanya ahmadiyah bukan islam, detail saya abaikan dlu)<br />
-         sebagian salafi-wahabi yg terkonek dng Saudi, alasan mungkin krn kunjungan raja Saudi kemarin. Juga dianggapnya jokowi sbg ‘penguasa muslim’ versi mereka. Meski bersebrangan dng syiah, kadang juga nu dlm hal presiden mereka ntah condong ke jokowi, meski jika prabowo menang juga mereka anggap ‘penguasa muslim’ yg sah.<br />
<br />
kubu 02<br />
-         Sebagian besar muhammadiyah mungkin, mengingat parpol &amp; tokohnya<br />
-         IM, dng kendaraan parpol PKSnya<br />
-         Hti, ntah krn dibredel pemerintahan jokowi<br />
-         Fpi, yg pemimpinya ‘dikriminalisi’ rezim jokowi<br />
<br />
Sedang ‘klompok2 islam’ lain mungkin tdk terlalu kentara krn selain juga tdk terlalu resmi mungkin agak terbelah dukungan<br />
<br />
Nah, dari gambaran diatas terlihat bahwa keislaman dan keindonesian itu absurt. (krn sejatinya memang bangsa sekuler yg kebetulan banyak yg 'beridentitas' islam<br />
Dlm hal klompok nu&amp;muhammadiyan itu ‘lumayan’ akrab tapi beda dlm pandangan nasional, lha soal awal puasa &amp; penentuan idulfitri aja cukup sering beda.<br />
<br />
Trus dlm ranah perjuangan klompok satu sama lain saling serang. ‘serangan’ bisa bersifat kritikan-mengingatkan, tapi jg bisa bersifat menjatuhkan-menumbangkan.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">Meski saling serang, tapi juga saling menopang (interdependent)</span><br />
<br />
Masing2 klompok dlm internal-external agama, isme2 non-theis pun. Saling ‘menyerang’ paham yg dianut-diyakini.<br />
<br />
Misal ada satu contoh klompok aliran tertentu, ya misal aja wahabi ato syiah mungkin, klompok2 lain pasti punya berjuta alasan/hujah utk mencela. Tapi thd klompok lain misal ahmadiyah, wahabi &amp; syiah pasti punya alasan yg sama saat menyerang ahmadiyah.<br />
Tapi dlm ruang tertentu, sebutlah ruang publik bernama sekuler. Yg berbeda2 itu ntah sementara bisa memakai ‘baju’ yg sama misal kebangsaan-nasional. Contoh adl saat menonton tim nasional sepakbola.<br />
Dan tentu dilain kesempatan kembali saling serang, apalagi dijaman sekarang ada internet-sosialmedia. Klo dlu mungkin hanya slentingan2 di ruang mereka masing2<br />
<br />
sumber : <a href="https://dunia-islam7.blogspot.com/2019/09/membaca-klompok2-islam-dibalik-peta.html" target="_blank">https://dunia-islam7.blogspot.com/2019/0...-peta.html</a>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[usul nama ibu kota baru of indonesia]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2390--usul-nama-ibu-kota-baru-of-indonesia</link>
			<pubDate>Wed, 28 Aug 2019 13:22:22 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2390--usul-nama-ibu-kota-baru-of-indonesia</guid>
			<description><![CDATA[langsung yuk :<br />
<br />
menulis ulang usulan di netizen lain adl, mandalanusa, jokograd (mirip stalingrad), saint jokoburg (mirip saint piterburg), sukarnopura ...<br />
<br />
klo aku usul, kertaraya, kertaraja, newkerta (agak katrok yg ini ya wkwkw), kertasalam (wow keren), kertanegara (sedikit panjang, kurang bagus), kertanur (kota cahaya), kertamandala, mandalapura, newyerusalem (dari pada rebutan yerusalem yg di sono no), kertadewa (opo meneh iki)<br />
<br />
ato ntah bahasa khas kalimantan .....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[langsung yuk :<br />
<br />
menulis ulang usulan di netizen lain adl, mandalanusa, jokograd (mirip stalingrad), saint jokoburg (mirip saint piterburg), sukarnopura ...<br />
<br />
klo aku usul, kertaraya, kertaraja, newkerta (agak katrok yg ini ya wkwkw), kertasalam (wow keren), kertanegara (sedikit panjang, kurang bagus), kertanur (kota cahaya), kertamandala, mandalapura, newyerusalem (dari pada rebutan yerusalem yg di sono no), kertadewa (opo meneh iki)<br />
<br />
ato ntah bahasa khas kalimantan .....]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[APA YANG PERLU KITA KETAHUI TENTANG REKONSILIASI DI INDONESIA?]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2307--APA-YANG-PERLU-KITA-KETAHUI-TENTANG-REKONSILIASI-DI-INDONESIA</link>
			<pubDate>Sat, 13 Jul 2019 07:16:27 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2307--APA-YANG-PERLU-KITA-KETAHUI-TENTANG-REKONSILIASI-DI-INDONESIA</guid>
			<description><![CDATA[oleh<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;"><span style="color: #385898;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;"> <span style="text-decoration: underline;">Datuk Agung Sidayu</span></span></span></span><span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;"> - </span></span></span><a href="https://www.facebook.com/profile.php?id=100005051088951&amp;__tn__=%2CdK-R-R&amp;eid=ARAoxVWPLr9SmvDqabJ2-fVhaeQrUVqjVahvmlzli911Yydn_uaydgKYca4mu5y-XqLDLrtOThcMjgfx&amp;fref=mentions" target="_blank"><span style="color: #385898;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Ypi Wira Tata Buana</span></span></span></a></span></span></span><br />
<br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Karena maraknya media sosial semakin banyak dari Warga negara Indonesia yang ingin tahu banyak tentang rekonsiliasi yang kini marak di diperdebatkan oleh elite politik dengan caranya masing masing: Apa sesungguhnya makna Rekonsiliasi yang sebenarnya?</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi berarti memahami dan saling menghormati. Sesuatu yang sangat baik untuk menggapai kemajuan Negara tercinta ini dimasa hadapan, makna luasnya adalah bersama sama membangun negeri.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Di Indonesia, 'rekonsiliasi' yang marak akhir akhir ini mengacu pada menyatukan elite politik karena adanya Pemilihan Umum khususnya Pemilihan Presiden yang tentu ada yang kalah dan ada yang menang.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi tersebut diatas menjadi sangat penting manakala yang namanya pemilihan Umum di Negara tercinta ini baru dilaksanakan untuk pertama kalinya, yang tentu membuat kaget dan marah atau perasaan apapun bagi mereka yang kalah, tetapi Pemilu demi pemilu telah terjadi dan kalah serta menang adalah sebuah kewajaran. Maknanya elite politik negeri ini sudah terbiasa dan secara langsung akan terjadi rekonsiliasi baik sengaja ataupun tidak disengaja, karena proses interaksi politik sehari hari.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi memiliki unsur kebenaran, keadilan, pengampunan, penyembuhan, toleransi dan perdamaian.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Mendukung rekonsiliasi secara utuh sebagai yang disebut diatas, bermakna rekonsiliasi secara menyeluruh antar kelompok besar dan kecil , antar pimpinan kelompok,suku dan keagamaan (terutama Islam) yang berarti bekerja untuk mengatasi "celah" ketidaksetaraan, ketidak samaan faham politik, dan keagamaan diantara warga Negara Indonesia .</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Perbedaan terbesar dalam menyikapi kehidupan berbangsa dan bernegara yang mengakibatkan adanya perbedaan persepsi, sudut pandang (penilaian) satu kelompok terhadap kelompok yang lain, yang berujung pada stigma kelompok moderat dan kelompok radikal atau garis keras, khususnya garis keras kanan yang saat ini sudah banyak dipetakan atas dasar sumber yang tidak bertimbang pada perobahan sikap karena berobahnya waktu.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Kapan seharusnya rekonsiliasi dilakukan di Indonesia?</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Sudah tepat waktunya rekonsiliasi secara resmi digagas dengan ikhlas dan dimulai seiring dengan maraknya wacana rekonsiliasi elite politik setelah Pilpres 2019, setidaknya Pemerintah segera membentuk Dewan Rekonsiliasi Nasional.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Untuk menyusun konseptual farmework bekerja sama dengan Lembaga Swadaya masyarajat (NGO) dan melibatkan para pemimpin Masyarakat yang akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Rekonsiliasi Nasional .</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Di antara tugas Dewan adalah memetakan berbagai persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta kelompok masyarakat dan para pemimpinnya yang akan dilibatkan dalam rekonsiliasi sehingga tidak satupun yang tertinggal.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Beberapa hal yang sudah pasti harus menjadi topik kesamaan faham sebagai hasil akhir dari rekonsiliasi nasional adalah :</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">1. Memahami Negara Bangsa dan kehidupan bernegara dan berbangsa setutuhnya<br />
2. Kemesraan hubungan antar anggota masyarakan dan kelompok masyarakat<br />
3. Menghormati budaya dan agama masing masing warga Negara Indonesia<br />
4. Menghormati sejarah masa lalu, yang terjadi karena berbagai sebab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna membangun masa depan dalam kebersamaan<br />
5. Menyamakan pemahaman terhadap ketataan kepada Undang Undang dasar Negara, Konstitusi Negara dan Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Pembentukan Dewan adalah pengakuan atas adanya kesesinambungan hubungan antara berbagai kelompok dengan masa lalu dan berkelanjutan karena perbedaan persepsi dalam melihat kebijakan kebijakan pemerintah dimana karena perobahan waktu banyak diantara sudut pandang keliru yang harus di lurukan guna kebersamaan membangun Negara bangsa dimasa kini dan akan datang. Semua pihak tentu harus terlebih dahulu mengakui bahwa kemajuan Negara Bangsa membutuhkan perubahan besar dalam pemahaman dan keterlibatan seluruh elemen warga Negara Indonesia.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Mengapa kita harus berdamai?</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Kita tidak tidak harus berkutat dengan masa apa yang terjadi di masa lalu, tetapi kita harus mampu dan bisa membangun masa depan yang lebih baik dengan memahami masa lalu, dan semua ini bisa terjadi dengan rekonsiliasi Nasional.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi sering kali merupakan hal yang sulit, menyakitkan, karena banyak orang berusaha untuk berurusan dengan ingatan tentang kekejaman masa lalu dan membenankan semua kejadian masa lalu tersebut terhadap kelompok kelompok masa kini yang masanya berbentang jauh, bahkan sama sekali tidak terlibat secara langsung dengan cerita masa lalu.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi yang saya sebut diatas tentu akan berhasil jika mendapatkan dukungan dari Pemerintah dan pemimpin non Pemerintah yang kuat dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari prosesi dan keputusan yang akan diambil dalam rekonsiliasi Nasional.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Berdamai dengan mantan musuh, berdama dengan orang dan atau kelompok yang berbeda persepsi dalam hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia tentu akan membantu menghindari perasaan balas dendam, kemarahan, dan kebencian. Ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan perdamaian dan stabilitas abadi, tidak ada lagi terminology Garis keras kiri ataupun garis keras kanan</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Di Indonesia kita perlu mendamaikan diri kita dengan masa lalu kita dan bagaimana kita menyatukan pendapat nasional untuk membangun masa depan.</span></span></span><br />
<br />
sumber :<br />
<a href="https://www.facebook.com/sidayuagung/posts/1942418995858962" target="_blank">https://www.facebook.com/sidayuagung/pos...8995858962</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[oleh<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;"><span style="color: #385898;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;"> <span style="text-decoration: underline;">Datuk Agung Sidayu</span></span></span></span><span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;"> - </span></span></span><a href="https://www.facebook.com/profile.php?id=100005051088951&amp;__tn__=%2CdK-R-R&amp;eid=ARAoxVWPLr9SmvDqabJ2-fVhaeQrUVqjVahvmlzli911Yydn_uaydgKYca4mu5y-XqLDLrtOThcMjgfx&amp;fref=mentions" target="_blank"><span style="color: #385898;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Ypi Wira Tata Buana</span></span></span></a></span></span></span><br />
<br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Karena maraknya media sosial semakin banyak dari Warga negara Indonesia yang ingin tahu banyak tentang rekonsiliasi yang kini marak di diperdebatkan oleh elite politik dengan caranya masing masing: Apa sesungguhnya makna Rekonsiliasi yang sebenarnya?</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi berarti memahami dan saling menghormati. Sesuatu yang sangat baik untuk menggapai kemajuan Negara tercinta ini dimasa hadapan, makna luasnya adalah bersama sama membangun negeri.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Di Indonesia, 'rekonsiliasi' yang marak akhir akhir ini mengacu pada menyatukan elite politik karena adanya Pemilihan Umum khususnya Pemilihan Presiden yang tentu ada yang kalah dan ada yang menang.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi tersebut diatas menjadi sangat penting manakala yang namanya pemilihan Umum di Negara tercinta ini baru dilaksanakan untuk pertama kalinya, yang tentu membuat kaget dan marah atau perasaan apapun bagi mereka yang kalah, tetapi Pemilu demi pemilu telah terjadi dan kalah serta menang adalah sebuah kewajaran. Maknanya elite politik negeri ini sudah terbiasa dan secara langsung akan terjadi rekonsiliasi baik sengaja ataupun tidak disengaja, karena proses interaksi politik sehari hari.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi memiliki unsur kebenaran, keadilan, pengampunan, penyembuhan, toleransi dan perdamaian.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Mendukung rekonsiliasi secara utuh sebagai yang disebut diatas, bermakna rekonsiliasi secara menyeluruh antar kelompok besar dan kecil , antar pimpinan kelompok,suku dan keagamaan (terutama Islam) yang berarti bekerja untuk mengatasi "celah" ketidaksetaraan, ketidak samaan faham politik, dan keagamaan diantara warga Negara Indonesia .</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Perbedaan terbesar dalam menyikapi kehidupan berbangsa dan bernegara yang mengakibatkan adanya perbedaan persepsi, sudut pandang (penilaian) satu kelompok terhadap kelompok yang lain, yang berujung pada stigma kelompok moderat dan kelompok radikal atau garis keras, khususnya garis keras kanan yang saat ini sudah banyak dipetakan atas dasar sumber yang tidak bertimbang pada perobahan sikap karena berobahnya waktu.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Kapan seharusnya rekonsiliasi dilakukan di Indonesia?</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Sudah tepat waktunya rekonsiliasi secara resmi digagas dengan ikhlas dan dimulai seiring dengan maraknya wacana rekonsiliasi elite politik setelah Pilpres 2019, setidaknya Pemerintah segera membentuk Dewan Rekonsiliasi Nasional.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Untuk menyusun konseptual farmework bekerja sama dengan Lembaga Swadaya masyarajat (NGO) dan melibatkan para pemimpin Masyarakat yang akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Rekonsiliasi Nasional .</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Di antara tugas Dewan adalah memetakan berbagai persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta kelompok masyarakat dan para pemimpinnya yang akan dilibatkan dalam rekonsiliasi sehingga tidak satupun yang tertinggal.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Beberapa hal yang sudah pasti harus menjadi topik kesamaan faham sebagai hasil akhir dari rekonsiliasi nasional adalah :</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">1. Memahami Negara Bangsa dan kehidupan bernegara dan berbangsa setutuhnya<br />
2. Kemesraan hubungan antar anggota masyarakan dan kelompok masyarakat<br />
3. Menghormati budaya dan agama masing masing warga Negara Indonesia<br />
4. Menghormati sejarah masa lalu, yang terjadi karena berbagai sebab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna membangun masa depan dalam kebersamaan<br />
5. Menyamakan pemahaman terhadap ketataan kepada Undang Undang dasar Negara, Konstitusi Negara dan Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Pembentukan Dewan adalah pengakuan atas adanya kesesinambungan hubungan antara berbagai kelompok dengan masa lalu dan berkelanjutan karena perbedaan persepsi dalam melihat kebijakan kebijakan pemerintah dimana karena perobahan waktu banyak diantara sudut pandang keliru yang harus di lurukan guna kebersamaan membangun Negara bangsa dimasa kini dan akan datang. Semua pihak tentu harus terlebih dahulu mengakui bahwa kemajuan Negara Bangsa membutuhkan perubahan besar dalam pemahaman dan keterlibatan seluruh elemen warga Negara Indonesia.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Mengapa kita harus berdamai?</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Kita tidak tidak harus berkutat dengan masa apa yang terjadi di masa lalu, tetapi kita harus mampu dan bisa membangun masa depan yang lebih baik dengan memahami masa lalu, dan semua ini bisa terjadi dengan rekonsiliasi Nasional.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi sering kali merupakan hal yang sulit, menyakitkan, karena banyak orang berusaha untuk berurusan dengan ingatan tentang kekejaman masa lalu dan membenankan semua kejadian masa lalu tersebut terhadap kelompok kelompok masa kini yang masanya berbentang jauh, bahkan sama sekali tidak terlibat secara langsung dengan cerita masa lalu.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Rekonsiliasi yang saya sebut diatas tentu akan berhasil jika mendapatkan dukungan dari Pemerintah dan pemimpin non Pemerintah yang kuat dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari prosesi dan keputusan yang akan diambil dalam rekonsiliasi Nasional.</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Berdamai dengan mantan musuh, berdama dengan orang dan atau kelompok yang berbeda persepsi dalam hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia tentu akan membantu menghindari perasaan balas dendam, kemarahan, dan kebencian. Ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan perdamaian dan stabilitas abadi, tidak ada lagi terminology Garis keras kiri ataupun garis keras kanan</span></span></span><br />
<span style="color: #1d2129;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Helvetica,Arial,sans-serif;">Di Indonesia kita perlu mendamaikan diri kita dengan masa lalu kita dan bagaimana kita menyatukan pendapat nasional untuk membangun masa depan.</span></span></span><br />
<br />
sumber :<br />
<a href="https://www.facebook.com/sidayuagung/posts/1942418995858962" target="_blank">https://www.facebook.com/sidayuagung/pos...8995858962</a>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[asal usul nama Indonesia]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2231--asal-usul-nama-Indonesia</link>
			<pubDate>Fri, 24 May 2019 00:14:13 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2231--asal-usul-nama-Indonesia</guid>
			<description><![CDATA[Saat remaja saya mengartikan sendiri Indonesia, indo = campuran (nyomot dari varian makna kata indo), misal indo-jerman, indo-amerika merujuk anak2 bule campuran Indonesia. Dan nesia = bangsa (masih ngasal sih). Berarti Indonesia = bangsa ras campuran, krn memang isinya macem2 bhinneka tunggal ika.<br />
 <br />
Nah, selang waktu saya pernah membaca dari suatu sumber. Bahwa kata Indonesia itu di-istilahkan dari etnolog (peneliti suku2) dari eropa klo ga ingris ya jerman. Yaitu adl <span style="font-weight: bold;">Indunesia</span>, merujuk tulisan2 yg dibuatnya waktu lampau.<br />
Kata indu ini berasal dari akar India/hindu, lho kok? Maka saat di kuasai belanda di sebut hindia-belanda. <br />
Sedang kata nesia = pulau2, seakar dng nusa = kepulauan. Maka ada negara Polinesia (banyak pulau), atau negara Mikronesia (pulau2 kecil)<br />
Jadi maknanya kira2 adl India kepulauan,<br />
Kan begini, klo di eropa ada istilah eropa daratan (prancis, jerman dll), versi eropa kepulauan (inggris, islandia).<br />
Misal juga china daratan (Negara china), china-kepulauan (hongkong, Taiwan) isitlah negara daratan = main land.<br />
Maka klo India daratan (Negara India sekarang), India-kepulauan (Indonesia sekarang), namanya juga ‘pengistilahan’, sebab dari segi sejarah, budaya, agama, Indonesia relatif ada keterkaitan dng india<br />
 <br />
Trus, terakhir juga perna baca klo Indonesia berasal dari singkatan nama2 wali songo. Padahal asal tahu, yg menjabat wali songo itu tidak hanya sembilan (songo). Krn ini adl semacam tim/dewan (yg konon utusan kesultanan turki) yg jika diantaranya ada yg meninggal diganti dengan yg lain.<br />
kalo memang begitu seharus namanya Indonesia lebih panjang, misal Indonesiarayagemahripah<br />
 <br />
Jadi klo aku sendiri lebih mangstab pendapat yg kedua yaitu pergerseran Indunesia jadi Indonesia (bunyi yg bergeser krn lidah kita, misal dari belanda jadi londho). Akar katanya juga lebih ilmiah]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Saat remaja saya mengartikan sendiri Indonesia, indo = campuran (nyomot dari varian makna kata indo), misal indo-jerman, indo-amerika merujuk anak2 bule campuran Indonesia. Dan nesia = bangsa (masih ngasal sih). Berarti Indonesia = bangsa ras campuran, krn memang isinya macem2 bhinneka tunggal ika.<br />
 <br />
Nah, selang waktu saya pernah membaca dari suatu sumber. Bahwa kata Indonesia itu di-istilahkan dari etnolog (peneliti suku2) dari eropa klo ga ingris ya jerman. Yaitu adl <span style="font-weight: bold;">Indunesia</span>, merujuk tulisan2 yg dibuatnya waktu lampau.<br />
Kata indu ini berasal dari akar India/hindu, lho kok? Maka saat di kuasai belanda di sebut hindia-belanda. <br />
Sedang kata nesia = pulau2, seakar dng nusa = kepulauan. Maka ada negara Polinesia (banyak pulau), atau negara Mikronesia (pulau2 kecil)<br />
Jadi maknanya kira2 adl India kepulauan,<br />
Kan begini, klo di eropa ada istilah eropa daratan (prancis, jerman dll), versi eropa kepulauan (inggris, islandia).<br />
Misal juga china daratan (Negara china), china-kepulauan (hongkong, Taiwan) isitlah negara daratan = main land.<br />
Maka klo India daratan (Negara India sekarang), India-kepulauan (Indonesia sekarang), namanya juga ‘pengistilahan’, sebab dari segi sejarah, budaya, agama, Indonesia relatif ada keterkaitan dng india<br />
 <br />
Trus, terakhir juga perna baca klo Indonesia berasal dari singkatan nama2 wali songo. Padahal asal tahu, yg menjabat wali songo itu tidak hanya sembilan (songo). Krn ini adl semacam tim/dewan (yg konon utusan kesultanan turki) yg jika diantaranya ada yg meninggal diganti dengan yg lain.<br />
kalo memang begitu seharus namanya Indonesia lebih panjang, misal Indonesiarayagemahripah<br />
 <br />
Jadi klo aku sendiri lebih mangstab pendapat yg kedua yaitu pergerseran Indunesia jadi Indonesia (bunyi yg bergeser krn lidah kita, misal dari belanda jadi londho). Akar katanya juga lebih ilmiah]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[tanggapan terkait curang tidaknya pemilu]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2219--tanggapan-terkait-curang-tidaknya-pemilu</link>
			<pubDate>Wed, 15 May 2019 18:20:53 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2219--tanggapan-terkait-curang-tidaknya-pemilu</guid>
			<description><![CDATA[ntah dlm kontek 'oknum' dua pihak ada yg curang. apakah terkait pilpres &amp; legislatif<br />
<br />
di indonesia, dari tingkatan pilkades, kabupaten, propinsi &amp; nasional. sering ada kecurangan dng tingkatan persentase yg berbeda2. dlm banyak kasus terjadi pembakaran2<br />
<br />
bahkan, jika selisih dua kubu ini tipis misal 51% : 49% . mempersoalkan kecurangan di jalanan tidaklah elegan.<br />
<br />
curang, bisa sebab krn nafsu &amp; trik strategi dlm 'perang' . &amp; menjadi satu bagian dlm persaingan. <br />
jadi, akan lebih terhormat bila tetap mengakui kemenangan rival.<br />
<br />
terlebih dari segi bermasyarakat di dua kubu ini satu sama lain ada unsur kerabat. di lihat dari persaingan klompok ideologi pun rancu. satu sama lain sering pindah2 koalisi]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ntah dlm kontek 'oknum' dua pihak ada yg curang. apakah terkait pilpres &amp; legislatif<br />
<br />
di indonesia, dari tingkatan pilkades, kabupaten, propinsi &amp; nasional. sering ada kecurangan dng tingkatan persentase yg berbeda2. dlm banyak kasus terjadi pembakaran2<br />
<br />
bahkan, jika selisih dua kubu ini tipis misal 51% : 49% . mempersoalkan kecurangan di jalanan tidaklah elegan.<br />
<br />
curang, bisa sebab krn nafsu &amp; trik strategi dlm 'perang' . &amp; menjadi satu bagian dlm persaingan. <br />
jadi, akan lebih terhormat bila tetap mengakui kemenangan rival.<br />
<br />
terlebih dari segi bermasyarakat di dua kubu ini satu sama lain ada unsur kerabat. di lihat dari persaingan klompok ideologi pun rancu. satu sama lain sering pindah2 koalisi]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[masalah rumah tangga yg terkait dng populasi yg membludak]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2063--masalah-rumah-tangga-yg-terkait-dng-populasi-yg-membludak</link>
			<pubDate>Wed, 10 Oct 2018 15:13:45 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2063--masalah-rumah-tangga-yg-terkait-dng-populasi-yg-membludak</guid>
			<description><![CDATA[secara fitrah manusia &amp; makluk lain berkembang biak ...<br />
<br />
dan pada perkembangannya manusialah yg jadi 'pemenang' dlm perlombaan dlm ekosistem - rantai makanan.<br />
sebagaimana manusia jumlahnya yg membludak.<br />
tapi dng demikian kebutuhan manusia (makanan dari tumbuhan &amp; hewan) jg berkurang<br />
<br />
akhirnya manusia jg kena imbasnya. misal<br />
- persaingan diantara manusia yg makin keras<br />
- jumlah bencana yg makin sering terjadi<br />
<br />
dari kondisi diatas tentu, konflik2 dlm rumah tangga jg makin meningkat. terutama bagi pasangan2 yg melihat kehidupan dunia dari sudut pandang yg sempit.<br />
sedang jika cukup memahami hal2 tadi, memperkuat, meningkatkan kesabaran, ketabahan lah yg diperlukan.<br />
<br />
sementara itu, di klompok2 agama tertentu bbrp diantaranya saling berlomba memperbanyak keturunan, setidaknya untuk adu populasi yg mungkin bermanfaat dlm perlombaan demokrasi (suara terbanyak), ato sbg kader milisi.<br />
utk klompok masyarakat spt ini, sudah siap menyambut kerasnya persaingan.<br />
<br />
yap, tulisan ini utk sedikit memberi gambaran apa yg terjadi belakangan ini]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[secara fitrah manusia &amp; makluk lain berkembang biak ...<br />
<br />
dan pada perkembangannya manusialah yg jadi 'pemenang' dlm perlombaan dlm ekosistem - rantai makanan.<br />
sebagaimana manusia jumlahnya yg membludak.<br />
tapi dng demikian kebutuhan manusia (makanan dari tumbuhan &amp; hewan) jg berkurang<br />
<br />
akhirnya manusia jg kena imbasnya. misal<br />
- persaingan diantara manusia yg makin keras<br />
- jumlah bencana yg makin sering terjadi<br />
<br />
dari kondisi diatas tentu, konflik2 dlm rumah tangga jg makin meningkat. terutama bagi pasangan2 yg melihat kehidupan dunia dari sudut pandang yg sempit.<br />
sedang jika cukup memahami hal2 tadi, memperkuat, meningkatkan kesabaran, ketabahan lah yg diperlukan.<br />
<br />
sementara itu, di klompok2 agama tertentu bbrp diantaranya saling berlomba memperbanyak keturunan, setidaknya untuk adu populasi yg mungkin bermanfaat dlm perlombaan demokrasi (suara terbanyak), ato sbg kader milisi.<br />
utk klompok masyarakat spt ini, sudah siap menyambut kerasnya persaingan.<br />
<br />
yap, tulisan ini utk sedikit memberi gambaran apa yg terjadi belakangan ini]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[MUSTOFA WIDJAJA: MINAT BACA MASYARAKAT KEPRI HARUS DITINGKATKAN]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1947--MUSTOFA-WIDJAJA-MINAT-BACA-MASYARAKAT-KEPRI-HARUS-DITINGKATKAN</link>
			<pubDate>Sun, 02 Sep 2018 00:17:51 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1947--MUSTOFA-WIDJAJA-MINAT-BACA-MASYARAKAT-KEPRI-HARUS-DITINGKATKAN</guid>
			<description><![CDATA[<div style="text-align: center;"><img src="https://s.kaskus.id/images/2018/09/01/10299868_20180901085524.jpg" border="0" alt="[Image: 10299868_20180901085524.jpg]" /></div>
<br />
<div style="text-align: center;"><div style="text-align: justify;">Minat baca masyarakat Indonesia, terutama di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini dinilai masih kurang, hal ini bisa berdampak terhadap angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada aspek pendidikan dengan angka buta huruf di daerah.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Pusat Mustofa Widjaja menyampaikan, dirinya berkomitmen akan mendorong beberapa program yang berkaitan dengan pengentasan angka buta huruf, salah satunya dengan penyediaan Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kepri.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">“Minat membaca masyarakat ini memang harus ditingkatkan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan, ini bisa disebut pendidikan sepanjang hayat,” kata Mustofa Widjaja, saat ditemui media di Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Sabtu (1/9).</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">Calon Anggota DPD RI Dapil Kepri ini menjelaskan, menumbuhkan minat membaca masyarakat juga merupakan upaya untuk memberantas angkat buta huruf. Ia pun menegaskan, program penyediaan TBM harus jadi program prioriras pemerintah daerah sampai kelurahan atau desa.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">“Dengan adanya TBM bisa menjadi solusi dan alternatif untuk dapat mengentaskan buta huruf dan meningkatkan minat baca masyarakat Kepri. Pemerintah daerah harus merumuskan program tersebut sampai keluhahan dan desa,” tegas Mustofa.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">Selain itu, Ia juga menambahkan, jika kelak dirinya terpilih sebagai anggota DPD RI periode 2019-2024 akan mendorong dan memperjuangkan tersedianya TBM di Kepri melalui program yang sudah dicanangkan pemerintah pusat.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">“Dalam rangka meningkatkan SDM masyarakat Kepri, hal inilah yang nantinya akan saya perjuangkan di Pusat dan terus mendorong kepada pemerintah daerah untuk melakukan akselerasi program tersebut,” tambah Mustofa. </div></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: center;"><img src="https://s.kaskus.id/images/2018/09/01/10299868_20180901085524.jpg" border="0" alt="[Image: 10299868_20180901085524.jpg]" /></div>
<br />
<div style="text-align: center;"><div style="text-align: justify;">Minat baca masyarakat Indonesia, terutama di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini dinilai masih kurang, hal ini bisa berdampak terhadap angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada aspek pendidikan dengan angka buta huruf di daerah.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Pusat Mustofa Widjaja menyampaikan, dirinya berkomitmen akan mendorong beberapa program yang berkaitan dengan pengentasan angka buta huruf, salah satunya dengan penyediaan Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kepri.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">“Minat membaca masyarakat ini memang harus ditingkatkan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan, ini bisa disebut pendidikan sepanjang hayat,” kata Mustofa Widjaja, saat ditemui media di Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Sabtu (1/9).</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">Calon Anggota DPD RI Dapil Kepri ini menjelaskan, menumbuhkan minat membaca masyarakat juga merupakan upaya untuk memberantas angkat buta huruf. Ia pun menegaskan, program penyediaan TBM harus jadi program prioriras pemerintah daerah sampai kelurahan atau desa.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">“Dengan adanya TBM bisa menjadi solusi dan alternatif untuk dapat mengentaskan buta huruf dan meningkatkan minat baca masyarakat Kepri. Pemerintah daerah harus merumuskan program tersebut sampai keluhahan dan desa,” tegas Mustofa.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">Selain itu, Ia juga menambahkan, jika kelak dirinya terpilih sebagai anggota DPD RI periode 2019-2024 akan mendorong dan memperjuangkan tersedianya TBM di Kepri melalui program yang sudah dicanangkan pemerintah pusat.</div>
<br />
<div style="text-align: justify;">“Dalam rangka meningkatkan SDM masyarakat Kepri, hal inilah yang nantinya akan saya perjuangkan di Pusat dan terus mendorong kepada pemerintah daerah untuk melakukan akselerasi program tersebut,” tambah Mustofa. </div></div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Abdul Basyid Has Ajak Warga Kepri Semangat Membangun Daerah]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1929--Abdul-Basyid-Has-Ajak-Warga-Kepri-Semangat-Membangun-Daerah</link>
			<pubDate>Mon, 20 Aug 2018 23:15:17 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1929--Abdul-Basyid-Has-Ajak-Warga-Kepri-Semangat-Membangun-Daerah</guid>
			<description><![CDATA[<img src="https://s.kaskus.id/images/2018/08/20/10305340_20180820110135.jpeg" border="0" alt="[Image: 10305340_20180820110135.jpeg]" /><br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Batam – Ketua Dewan Pembina Gerakan Kebangkitan Bangsa (GKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Abdul Basyid Has mengajak seluruh warga Kepri untuk semangat mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, momentum 17 Agustus ini harus dijadikan sebagai momentum semangat membangun daerah.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Ajakan tersebut disampaikan Abdul Basyid Has, usai menghadiri acara penutupan malam kemerdekaan HUT RI 73 bersama seluruh warga di Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Minggu (19/8).</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Calon anggota DPR RI Periode 2019-2024 Dapil Kepri ini juga menyampaikan, pembangunan daerah itu bukan saja dalam bentuk pembangunan fisik saja. Melainkan pencanangan program yang tepat untuk menunjang kemajuan pembangunan daerah.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">“Jangan hanya membangun dalam bentuk fisik saja. Tapi bangun dan rencanakan program yang berkaitan lagsung dengan masyarakat dengan baik, seperti kemiskinan, pendidikan dan kesehatan,” kata Basyid.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Problem mendasar, lanjut Basyid, di rata-rata semua daerah adalah problem kemiskinan, kesehatan, lapangan kerja dan pendidikan. Menurutnya, problem tersebut lebih utama dibandingkan mendahulukan bagunan fisik daerah.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">“Doakan saya untuk bisa mengambil peran di DPR RI, saya berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegas Basyid.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Terakhir, Basyid juga mengapresiasi semangat warga dalam acara HUT RI ke 73 di Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang. Basyid berharap, kegiatan ini menjadi sarana untuk menguatkan rasa persatuan dan kesatuan antar warga.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">“Semangat persatuan harus diperkuat, tanpa persatuan pembangunan tidak akan bisa terealisasi,” pungkas Basyid. (*</span></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="https://s.kaskus.id/images/2018/08/20/10305340_20180820110135.jpeg" border="0" alt="[Image: 10305340_20180820110135.jpeg]" /><br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Batam – Ketua Dewan Pembina Gerakan Kebangkitan Bangsa (GKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Abdul Basyid Has mengajak seluruh warga Kepri untuk semangat mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, momentum 17 Agustus ini harus dijadikan sebagai momentum semangat membangun daerah.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Ajakan tersebut disampaikan Abdul Basyid Has, usai menghadiri acara penutupan malam kemerdekaan HUT RI 73 bersama seluruh warga di Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Minggu (19/8).</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Calon anggota DPR RI Periode 2019-2024 Dapil Kepri ini juga menyampaikan, pembangunan daerah itu bukan saja dalam bentuk pembangunan fisik saja. Melainkan pencanangan program yang tepat untuk menunjang kemajuan pembangunan daerah.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">“Jangan hanya membangun dalam bentuk fisik saja. Tapi bangun dan rencanakan program yang berkaitan lagsung dengan masyarakat dengan baik, seperti kemiskinan, pendidikan dan kesehatan,” kata Basyid.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Problem mendasar, lanjut Basyid, di rata-rata semua daerah adalah problem kemiskinan, kesehatan, lapangan kerja dan pendidikan. Menurutnya, problem tersebut lebih utama dibandingkan mendahulukan bagunan fisik daerah.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">“Doakan saya untuk bisa mengambil peran di DPR RI, saya berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegas Basyid.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #343434;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">Terakhir, Basyid juga mengapresiasi semangat warga dalam acara HUT RI ke 73 di Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang. Basyid berharap, kegiatan ini menjadi sarana untuk menguatkan rasa persatuan dan kesatuan antar warga.</span></span></div>
<br />
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif;">“Semangat persatuan harus diperkuat, tanpa persatuan pembangunan tidak akan bisa terealisasi,” pungkas Basyid. (*</span></div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pendampingan Proyek Minimalkan KKN]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1291--Pendampingan-Proyek-Minimalkan-KKN</link>
			<pubDate>Fri, 08 Sep 2017 16:46:02 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1291--Pendampingan-Proyek-Minimalkan-KKN</guid>
			<description><![CDATA[<img src="https://1.bp.blogspot.com/-QARzlaE0XLY/WAs9j7ksl7I/AAAAAAAABKo/LX6pbC3V57gyEm1h_uYGO1A2M1Hh3b8KQCLcB/s400/50494_196407014565_8087670_n.jpg" border="0" alt="[Image: 50494_196407014565_8087670_n.jpg]" /><br />
Proyek adalah pekerjaan kontraktor dan penyelenggara untuk memajukan bisnis, jika itu dilakukan oleh swasta dan BUMN, dan untuk memajukan kesejahteraan negara, jika proyek dilakukan oleh pemerintah. Namun, mulai dari tahapan persiapan, ada saja kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan. Untuk mencegah agar hal-hal seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme tidak terjadi, maka dilakukanlah pendampingan proyek. Pendampingan proyek ini dilakukan untuk meminimalkan hal-hal tersebut. Jadi, tidak heran kalau badan yang meminta pendampingan untuk proyeknya dianggap berani untuk membuktikan bahwa dirinya dan badan yang diampunya siap menerima resiko jika melakukan pelanggaran-pelanggaran berupa korupsi, kolusi, dan nepotisme.<br />
 <br />
Pelaksanaan pendampingan proyek ini dilakukan dengan mengawasi setiap tahapan proyek. Baik dalam persiapan hingga evaluasi setelah proyek. Pada tahapan persiapan, pendampingan dilakukan dengan mengawasi perencanaan yang terdiri dari survey, penetapan design kasar, dan perencanaan terkait bahan baku dan budget proyek. Dari awal, survey dan evaluasi haus dilakukan dengan baik, agar perencanaan selanjutnya bisa berjalan dengan tepat. Survey akan menentukan design yang diputuskan. Untuk itu, pendampingan dilakukan untuk mengawasi apakah tahapan ini dilakukan dengan baik atau tidak. Karena jika tidak, maka akan menimbulkan kesalahan dalam proyek yang nantinya akan membuat hasil tidak sesuai dengan rencana. Hasil yang tidak sesuai dengan rencana ini bisa jadi akan dicurigai sebagai upaya untuk menurunkan kualitas hasil proyek yang dilakukan.<br />
 <br />
Pada tahapan design, pemilihan design juga harus disertai alasan yang jelas. Jika tidak pendamping proyek akan mempertanyakan mengapa design tersebut dipilih. Apakah hanya untuk membuang-buang biaya, atau memang ada tujuan tertentu di baliknya. Untuk itu, selain keahlian design yang andal, designer proyek juga harus bisa menjelaskan makna dari design yang dipilih. Setelah itu, pada tahapan pengerjaan. Tahapan pengerjaan ini memiliki peluang besar untuk dikorupsi. Jika biaya sudah turun sesuai dengan perencanaan, namun setelah pengerjaan ternyata masih ada sisa. Maka sisa biaya tersebut dipertanyakan. Hasil proyek pun dipertanyakan. Ternyata tugas pendampingan proyek cukup berat dan membutuhkan kejelian dalam melihat alasan dibalik kesalahan dalam proyek.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="https://1.bp.blogspot.com/-QARzlaE0XLY/WAs9j7ksl7I/AAAAAAAABKo/LX6pbC3V57gyEm1h_uYGO1A2M1Hh3b8KQCLcB/s400/50494_196407014565_8087670_n.jpg" border="0" alt="[Image: 50494_196407014565_8087670_n.jpg]" /><br />
Proyek adalah pekerjaan kontraktor dan penyelenggara untuk memajukan bisnis, jika itu dilakukan oleh swasta dan BUMN, dan untuk memajukan kesejahteraan negara, jika proyek dilakukan oleh pemerintah. Namun, mulai dari tahapan persiapan, ada saja kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan. Untuk mencegah agar hal-hal seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme tidak terjadi, maka dilakukanlah pendampingan proyek. Pendampingan proyek ini dilakukan untuk meminimalkan hal-hal tersebut. Jadi, tidak heran kalau badan yang meminta pendampingan untuk proyeknya dianggap berani untuk membuktikan bahwa dirinya dan badan yang diampunya siap menerima resiko jika melakukan pelanggaran-pelanggaran berupa korupsi, kolusi, dan nepotisme.<br />
 <br />
Pelaksanaan pendampingan proyek ini dilakukan dengan mengawasi setiap tahapan proyek. Baik dalam persiapan hingga evaluasi setelah proyek. Pada tahapan persiapan, pendampingan dilakukan dengan mengawasi perencanaan yang terdiri dari survey, penetapan design kasar, dan perencanaan terkait bahan baku dan budget proyek. Dari awal, survey dan evaluasi haus dilakukan dengan baik, agar perencanaan selanjutnya bisa berjalan dengan tepat. Survey akan menentukan design yang diputuskan. Untuk itu, pendampingan dilakukan untuk mengawasi apakah tahapan ini dilakukan dengan baik atau tidak. Karena jika tidak, maka akan menimbulkan kesalahan dalam proyek yang nantinya akan membuat hasil tidak sesuai dengan rencana. Hasil yang tidak sesuai dengan rencana ini bisa jadi akan dicurigai sebagai upaya untuk menurunkan kualitas hasil proyek yang dilakukan.<br />
 <br />
Pada tahapan design, pemilihan design juga harus disertai alasan yang jelas. Jika tidak pendamping proyek akan mempertanyakan mengapa design tersebut dipilih. Apakah hanya untuk membuang-buang biaya, atau memang ada tujuan tertentu di baliknya. Untuk itu, selain keahlian design yang andal, designer proyek juga harus bisa menjelaskan makna dari design yang dipilih. Setelah itu, pada tahapan pengerjaan. Tahapan pengerjaan ini memiliki peluang besar untuk dikorupsi. Jika biaya sudah turun sesuai dengan perencanaan, namun setelah pengerjaan ternyata masih ada sisa. Maka sisa biaya tersebut dipertanyakan. Hasil proyek pun dipertanyakan. Ternyata tugas pendampingan proyek cukup berat dan membutuhkan kejelian dalam melihat alasan dibalik kesalahan dalam proyek.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pria Transgender Asal AS Melahirkan Bayi Laki-laki]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1195--Pria-Transgender-Asal-AS-Melahirkan-Bayi-Laki-laki</link>
			<pubDate>Tue, 01 Aug 2017 22:06:20 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1195--Pria-Transgender-Asal-AS-Melahirkan-Bayi-Laki-laki</guid>
			<description><![CDATA[Seorang pria transgender  asal Amerika Serikat melahirkan seorang bayi laki-laki.<br />
Trystan Reese asal Portland, Oregon, terlahir sebagai perempuan tetapi kemudian mulai menggunakan hormon pria sejak hampir satu dekade lalu.<br />
Trystan menghentikan konsumsi hormonnya saat dia mengandung dan kini dia melahirkan putranya, Leo.<br />
Trystan pernah mengalami keguguran di kali terakhir dia hamil. Sehingga, dia yakin tak akan bisa lagi memiliki anak.<br />
<br />
Leo menjadi anak biologis pertama Trystan dan suaminya, Biff Chaplow yang sejauh ini sudah mengangkat dua orang anak.<br />
"Saya katakan ini adalah hal yang unik. Saya paham masyarakat akan keheranan karena ada dua pria yang memiliki anak biologis," ujar Trystan kepada <span style="font-style: italic;">Fox News</span>.<br />
Kelahiran anak laki-laki ini juga sangat menyenangkan bagi Biff Chaphlow.<br />
"Ini adalah saat paling membahagiakan bagi saya, melihat awal kehidupan Leo, sungguh amat luar biasa," kata Chaplow.<br />
Pasangan ini menambahkan, seluruh keluarga dan teman-temannya mendukung keputusan keduanya selama ini meski sejumlah netizen masih menyerang mereka.<br />
Beberapa bulan lalu, untuk pertama kalinya di Inggris seorang pria transgender melahirkan anak biologisnya.<br />
Hayden Cross (21), menjadi buah bibir di seluruh dunia saat dia mengumumkan tengah hamil dengan menggunakan donor sperma, tiga tahun setelah secara resmi menjadi pria.<br />
Putrinya, Trinity-Leigh lahir lewat operasi sesar dan Hayden menggambarkan putrinya sebagai bocah yang sempurna dalam segala hal.<br />
<br />
sumber :<br />
<a href="http://internasional.kompas.com/read/2017/07/31/17414241/pria-transgender-asal-as-melahirkan-bayi-laki-laki" target="_blank">http://internasional.kompas.com/read/201...-laki-laki</a><br />
<br />
berita yg mengecewakan bagi klompok 'ladyboy n friends'  <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/sleepy.png" alt="Sleepy" title="Sleepy" class="smilie smilie_19" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Seorang pria transgender  asal Amerika Serikat melahirkan seorang bayi laki-laki.<br />
Trystan Reese asal Portland, Oregon, terlahir sebagai perempuan tetapi kemudian mulai menggunakan hormon pria sejak hampir satu dekade lalu.<br />
Trystan menghentikan konsumsi hormonnya saat dia mengandung dan kini dia melahirkan putranya, Leo.<br />
Trystan pernah mengalami keguguran di kali terakhir dia hamil. Sehingga, dia yakin tak akan bisa lagi memiliki anak.<br />
<br />
Leo menjadi anak biologis pertama Trystan dan suaminya, Biff Chaplow yang sejauh ini sudah mengangkat dua orang anak.<br />
"Saya katakan ini adalah hal yang unik. Saya paham masyarakat akan keheranan karena ada dua pria yang memiliki anak biologis," ujar Trystan kepada <span style="font-style: italic;">Fox News</span>.<br />
Kelahiran anak laki-laki ini juga sangat menyenangkan bagi Biff Chaphlow.<br />
"Ini adalah saat paling membahagiakan bagi saya, melihat awal kehidupan Leo, sungguh amat luar biasa," kata Chaplow.<br />
Pasangan ini menambahkan, seluruh keluarga dan teman-temannya mendukung keputusan keduanya selama ini meski sejumlah netizen masih menyerang mereka.<br />
Beberapa bulan lalu, untuk pertama kalinya di Inggris seorang pria transgender melahirkan anak biologisnya.<br />
Hayden Cross (21), menjadi buah bibir di seluruh dunia saat dia mengumumkan tengah hamil dengan menggunakan donor sperma, tiga tahun setelah secara resmi menjadi pria.<br />
Putrinya, Trinity-Leigh lahir lewat operasi sesar dan Hayden menggambarkan putrinya sebagai bocah yang sempurna dalam segala hal.<br />
<br />
sumber :<br />
<a href="http://internasional.kompas.com/read/2017/07/31/17414241/pria-transgender-asal-as-melahirkan-bayi-laki-laki" target="_blank">http://internasional.kompas.com/read/201...-laki-laki</a><br />
<br />
berita yg mengecewakan bagi klompok 'ladyboy n friends'  <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/sleepy.png" alt="Sleepy" title="Sleepy" class="smilie smilie_19" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Hubungan antara Komunisme dan Atheisme]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1153--Hubungan-antara-Komunisme-dan-Atheisme</link>
			<pubDate>Thu, 20 Jul 2017 08:39:07 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1153--Hubungan-antara-Komunisme-dan-Atheisme</guid>
			<description><![CDATA[sebernanya sudah tidak seru lagi membahas komunisme. krn di era sekarang ini 'terbukti' sbg paham yg gagal.<br />
unisoviet bubar, china cenderung bergeser jadi kapitalis, komunis hanya nama, korut au ah <br />
<br />
ada yg berpendapat komunis pasti atheis<br />
ada yg berpendapat komunisme tidak ada hubungannya dng atheisme<br />
<br />
jadi, yuk kita bahas bersama <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/huh.png" alt="Huh" title="Huh" class="smilie smilie_17" /> <br />
<br />
setahuku, atheisme adalah paham terkait agama, sedang komunisme adl paham terkait ekonomi, katanya sih begitu.<br />
jadi seolah tidak ada kaitannya<br />
tapi, pada prakteknya paham komunisme yg ada dlm ajaran marxis, sering menyingkirkan agama. kalaupun di bolehkan cuma simbol2 yg tdk terlalu menonjol<br />
<br />
ada orang yg mengaku komunis tapi tetap beragama, ya namanya pengakuan ya boleh2 saja, dalam hati tidak ada yg tahu.<br />
klo menurutku, paham komunis ini adl alat (partai) untuk perjuangan orang atheis <span style="text-decoration: underline;">garis keras</span> (<span style="font-style: italic;">ultras</span>, klo istilah sepakbola-nya)<br />
dng begitu ada orang atheis yg tidak garis keras, liberal dll. <br />
jadi memang tidak semua atheis adalah komunis<br />
<br />
mirip2 di paham lain, misalnya di agama. ada klompok2 yg di anggap garis keras / extrim. kira2 begitu juga yg menjangkiti kubu atheis.<br />
<br />
di sisi lain, sebenarnya ruh dari komunisme, sosialisme, kebersamaan juga terdapat dalam agama. tapi memang praktek pemeluk agama yg tdk jarang terlalu kapitalis, namun ini adl urusan internal agama.<br />
meski begitu dari sinilah, kadang orang kecil2 mudah dimanfaatkan utk penyebaran komunisme dng slogan2 proletar vs borjuis = miskin vs kaya.<br />
<br />
di sini akan sedikit saya ulas ttg proletar dan borjuis, yaitu sbb:<br />
sebab2 orang jadi miskin/proletar<br />
- malas &amp; bodoh<br />
- tidak beruntung, sial (krn banyak salah/dosa, karma dll)<br />
- sengaja niat hidup sederhana<br />
<br />
sebab2 menjadi kaya<br />
- bekerja keras, pintar berusaha, bakat dll<br />
- beruntung<br />
- pejabat yg korupsi, pelihara tuyul <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/smile.png" alt="Smile" title="Smile" class="smilie smilie_1" /> dll<br />
<br />
<br />
nah, dari sebab2 menjadi miskin dan kaya ini, slogan proletar vs borjuis jadi kurang relevan utk penyebaran komunisme. kecuali bagi orang miskin yg malas dan bodoh tadi. buktinya tdk semua orang miskin / kecil tertarik komunisme.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[sebernanya sudah tidak seru lagi membahas komunisme. krn di era sekarang ini 'terbukti' sbg paham yg gagal.<br />
unisoviet bubar, china cenderung bergeser jadi kapitalis, komunis hanya nama, korut au ah <br />
<br />
ada yg berpendapat komunis pasti atheis<br />
ada yg berpendapat komunisme tidak ada hubungannya dng atheisme<br />
<br />
jadi, yuk kita bahas bersama <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/huh.png" alt="Huh" title="Huh" class="smilie smilie_17" /> <br />
<br />
setahuku, atheisme adalah paham terkait agama, sedang komunisme adl paham terkait ekonomi, katanya sih begitu.<br />
jadi seolah tidak ada kaitannya<br />
tapi, pada prakteknya paham komunisme yg ada dlm ajaran marxis, sering menyingkirkan agama. kalaupun di bolehkan cuma simbol2 yg tdk terlalu menonjol<br />
<br />
ada orang yg mengaku komunis tapi tetap beragama, ya namanya pengakuan ya boleh2 saja, dalam hati tidak ada yg tahu.<br />
klo menurutku, paham komunis ini adl alat (partai) untuk perjuangan orang atheis <span style="text-decoration: underline;">garis keras</span> (<span style="font-style: italic;">ultras</span>, klo istilah sepakbola-nya)<br />
dng begitu ada orang atheis yg tidak garis keras, liberal dll. <br />
jadi memang tidak semua atheis adalah komunis<br />
<br />
mirip2 di paham lain, misalnya di agama. ada klompok2 yg di anggap garis keras / extrim. kira2 begitu juga yg menjangkiti kubu atheis.<br />
<br />
di sisi lain, sebenarnya ruh dari komunisme, sosialisme, kebersamaan juga terdapat dalam agama. tapi memang praktek pemeluk agama yg tdk jarang terlalu kapitalis, namun ini adl urusan internal agama.<br />
meski begitu dari sinilah, kadang orang kecil2 mudah dimanfaatkan utk penyebaran komunisme dng slogan2 proletar vs borjuis = miskin vs kaya.<br />
<br />
di sini akan sedikit saya ulas ttg proletar dan borjuis, yaitu sbb:<br />
sebab2 orang jadi miskin/proletar<br />
- malas &amp; bodoh<br />
- tidak beruntung, sial (krn banyak salah/dosa, karma dll)<br />
- sengaja niat hidup sederhana<br />
<br />
sebab2 menjadi kaya<br />
- bekerja keras, pintar berusaha, bakat dll<br />
- beruntung<br />
- pejabat yg korupsi, pelihara tuyul <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/smile.png" alt="Smile" title="Smile" class="smilie smilie_1" /> dll<br />
<br />
<br />
nah, dari sebab2 menjadi miskin dan kaya ini, slogan proletar vs borjuis jadi kurang relevan utk penyebaran komunisme. kecuali bagi orang miskin yg malas dan bodoh tadi. buktinya tdk semua orang miskin / kecil tertarik komunisme.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Berthold Brecht : "Buta yang terburuk adalah buta politik"]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1103--Berthold-Brecht-Buta-yang-terburuk-adalah-buta-politik</link>
			<pubDate>Mon, 19 Jun 2017 01:05:37 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1103--Berthold-Brecht-Buta-yang-terburuk-adalah-buta-politik</guid>
			<description><![CDATA[<blockquote><cite>stabilo:</cite>"Buta yang terburuk adalah buta politik, dia tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat, semua tergantung pada keputusan politik. Orang yang buta politik begitu bodoh sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya mengatakan bahwa ia membenci politik. Si dungu tidak tahu bahwa dari kebodohan politiknya lahir pelacur, anak terlantar, dan pencuri terburuk dari semua pencuri, politisi buruk, rusaknya perusahaan nasional dan multinasional yang menguras kekayaan negeri."<br />
<br />
Berthold Brecht<br />
penyair jerman, yang juga dramawan, sutradara teater.</blockquote>
<br />
komenku :<br />
seolah politik, pengetahuan tinggi, ato bahkan agama adl kebutuhan tingkat lanjut. naluri dasar 'orang2 kecil' adl kebutuhan pokok.<br />
<br />
di sisi lain ada juga orang yg 'pura2' ato seolah tdk tahu politik. sbg bagian dr strategi langkahnya.<br />
level pengetahuan politik juga beda2<br />
terlebih sebab persepsi politik yg berbeda menyebabkan benturan kepentingan. padahal mungkin masing2 tdk buta politik.<br />
jadi ada enaknya jg buta politik. tergantung passion lah<br />
<br />
di lain hal, kondisi 'buta', gelap, kebodohan, ketidaktahuan, lupa itu akan selalu ada.<br />
<br />
<br />
membuat kutipan di atas utk menambah suasana aja  <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/sleepy.png" alt="Sleepy" title="Sleepy" class="smilie smilie_19" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><cite>stabilo:</cite>"Buta yang terburuk adalah buta politik, dia tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat, semua tergantung pada keputusan politik. Orang yang buta politik begitu bodoh sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya mengatakan bahwa ia membenci politik. Si dungu tidak tahu bahwa dari kebodohan politiknya lahir pelacur, anak terlantar, dan pencuri terburuk dari semua pencuri, politisi buruk, rusaknya perusahaan nasional dan multinasional yang menguras kekayaan negeri."<br />
<br />
Berthold Brecht<br />
penyair jerman, yang juga dramawan, sutradara teater.</blockquote>
<br />
komenku :<br />
seolah politik, pengetahuan tinggi, ato bahkan agama adl kebutuhan tingkat lanjut. naluri dasar 'orang2 kecil' adl kebutuhan pokok.<br />
<br />
di sisi lain ada juga orang yg 'pura2' ato seolah tdk tahu politik. sbg bagian dr strategi langkahnya.<br />
level pengetahuan politik juga beda2<br />
terlebih sebab persepsi politik yg berbeda menyebabkan benturan kepentingan. padahal mungkin masing2 tdk buta politik.<br />
jadi ada enaknya jg buta politik. tergantung passion lah<br />
<br />
di lain hal, kondisi 'buta', gelap, kebodohan, ketidaktahuan, lupa itu akan selalu ada.<br />
<br />
<br />
membuat kutipan di atas utk menambah suasana aja  <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/sleepy.png" alt="Sleepy" title="Sleepy" class="smilie smilie_19" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[denny siregar itu siapa ya?]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1087--denny-siregar-itu-siapa-ya</link>
			<pubDate>Fri, 09 Jun 2017 01:29:11 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1087--denny-siregar-itu-siapa-ya</guid>
			<description><![CDATA[awalnya saya tahu dari share2 facebook.<br />
<br />
sekilas dari tulisannya memang terlihat mendukung pemerintahan jokowi, kubu ahok. dan itu wajar saja<br />
<br />
saya baca tulisannya terkesan frontal, konfrontatif terhadap 'lawan politk' nya<br />
(sementara pak jokowi ingin suasana adem)<br />
<br />
apakah tulisan, mengandung propaganda memancing emosi lawan, agar sehingga berbuat salah.<br />
ato sengaja demikian biar 'bombastis', kontroversial. biar terkenal. sbg penulis blog = uang mengalir dari iklan<br />
<br />
di satu sisi, apa tdk beresiko tulisan dng gaya2 spt itu (mengingat kasus2 di banglades).<br />
pikirku kecuali mendapat back-up yg cukup. <br />
yg saya penasaran adl dari latar belakang 'keyakinan/aliran' apa? you know lah di indonesia (dimanapun) itu akan saling adu pengaruh. saya agak menebak2 dari mana tapi ... ah itu tdk penting krn kita indonesia <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/hore.gif" alt="Hore" title="Hore" class="smilie smilie_23" /> <br />
<br />
aku sendiri lebih menginginkan suasana yg adem2 saja. masing2 kita beradu karya, kreatifitas, kerja keras, adu berbuat baik.<br />
ya, misal ada yg salah. ya fokus ke proses hukum.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[awalnya saya tahu dari share2 facebook.<br />
<br />
sekilas dari tulisannya memang terlihat mendukung pemerintahan jokowi, kubu ahok. dan itu wajar saja<br />
<br />
saya baca tulisannya terkesan frontal, konfrontatif terhadap 'lawan politk' nya<br />
(sementara pak jokowi ingin suasana adem)<br />
<br />
apakah tulisan, mengandung propaganda memancing emosi lawan, agar sehingga berbuat salah.<br />
ato sengaja demikian biar 'bombastis', kontroversial. biar terkenal. sbg penulis blog = uang mengalir dari iklan<br />
<br />
di satu sisi, apa tdk beresiko tulisan dng gaya2 spt itu (mengingat kasus2 di banglades).<br />
pikirku kecuali mendapat back-up yg cukup. <br />
yg saya penasaran adl dari latar belakang 'keyakinan/aliran' apa? you know lah di indonesia (dimanapun) itu akan saling adu pengaruh. saya agak menebak2 dari mana tapi ... ah itu tdk penting krn kita indonesia <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/hore.gif" alt="Hore" title="Hore" class="smilie smilie_23" /> <br />
<br />
aku sendiri lebih menginginkan suasana yg adem2 saja. masing2 kita beradu karya, kreatifitas, kerja keras, adu berbuat baik.<br />
ya, misal ada yg salah. ya fokus ke proses hukum.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[POLIGAMI BUKAN PERINTAH TUHAN]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1086--POLIGAMI-BUKAN-PERINTAH-TUHAN</link>
			<pubDate>Fri, 09 Jun 2017 01:05:31 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1086--POLIGAMI-BUKAN-PERINTAH-TUHAN</guid>
			<description><![CDATA[Mumpung maljum, daripada sibuk membunuh yahudi, enaknya bahas poligami. Poligami ini dari jaman ke jaman menjadi pro dan kontra di dalam Islam sendiri. Ayat untuk berpoligami memang ada, tetapi benarkah poligami itu sendiri perintah Tuhan?<br />
<br />
Kalau kita melihat konteksnya -saat ayat-ayat di turunkan- bukan teksnya, maka kita akan paham bahwa ayat-ayat turun dalam situasi kejahiliyahan bangsa Arab saat Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW datang.<br />
<br />
<blockquote><cite>stabilo:</cite>saya (TS) cuma mau share, menanggapi disini</blockquote>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Mumpung maljum, daripada sibuk membunuh yahudi, enaknya bahas poligami. Poligami ini dari jaman ke jaman menjadi pro dan kontra di dalam Islam sendiri. Ayat untuk berpoligami memang ada, tetapi benarkah poligami itu sendiri perintah Tuhan?<br />
<br />
Kalau kita melihat konteksnya -saat ayat-ayat di turunkan- bukan teksnya, maka kita akan paham bahwa ayat-ayat turun dalam situasi kejahiliyahan bangsa Arab saat Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW datang.<br />
<br />
<blockquote><cite>stabilo:</cite>saya (TS) cuma mau share, menanggapi disini</blockquote>
]]></content:encoded>
		</item>
	</channel>
</rss>