<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel>
		<title><![CDATA[WowTopik - Handphone dll]]></title>
		<link>https://www.wowtopik.com/</link>
		<description><![CDATA[WowTopik - https://www.wowtopik.com]]></description>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 07:35:15 +0000</pubDate>
		<generator>MyBB</generator>
		<item>
			<title><![CDATA[jenis produk smartphone (ukuran dll) yg perlu di isi pasaran]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t2516--jenis-produk-smartphone-ukuran-dll-yg-perlu-di-isi-pasaran</link>
			<pubDate>Sun, 02 Feb 2020 14:12:43 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t2516--jenis-produk-smartphone-ukuran-dll-yg-perlu-di-isi-pasaran</guid>
			<description><![CDATA[barusan bli smarthone keluaran 2019 akhir, setelah dipakai saya tidak nyaman dng ukuran yg kebesaran.<br />
yah kadang kita baru bisa menilai-merasakan setelah bbrp kali dipakai. krn tdk nyaman (asumsi personal tentunya) ya dijual lagi dah. mungkin utk org lain yg sesuai kebutuhannya.<br />
<br />
trus cari lagi dah ...<br />
nah, saat mencari lagi ... kombinasi antara merk-ukuran-spek ternyata relatif jarang. berarti adl peluang pasar (catet tuh para produsen handphone).<br />
<br />
soal merk (terkait kualitas &amp; kredibilitas) aku lebih suka yg menengah ke atas, yah gak atas2 banget sih <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/sad.png" alt="Sad" title="Sad" class="smilie smilie_8" />  ,  klo merk yg blm kredibel kuatir hanya menyita emosi &amp; waktu.  <br />
cuma ya itu spt diatas, kombinasi 3 aspek tadi relatif jarang.<br />
katakanlah saat saya search di gsmarena (situs katalog terkait handphone), dng mem-filter berdasar ukuran saja (yg 145mm kebawah, tahun 2018 ke atas) tdk begitu banyak. yg mendominasi dari samsung (cukup jeli merk ini melihat pasar ... he2, contoh tuh merk lain)<br />
itu pun varian speknya yg sesuai kebutuhan sangat2 dikit<br />
katakanlah sudut pandang saya, namanya kamera depan (selfie) minimal 5mp lah, biar ga parah2 amat utk yg nampang he2, sedang kamera belakang yah diatas itu setidaknya utk dokumentasi.<br />
trus baterai minimal ada variasi yg berkapasitas besar<br />
klo dlm hal utk keperluan aplikasi saya tdk butuh yg tinggi2, krn sbg aktifis online sehari2 pakai laptop. jadi jenis smarphone yah ber-tipe prime (keperluan pokok) atau lite (simpel)<br />
<br />
nah, dari sedikit cerita diatas produsen bisa membuat varian utk pasar sbb :<br />
- soal ukuran, buat variasi2 ukuran tertentu. ukuran smartphone itu terkait saat di pegang tangan (itulah dlu disebut hand-phone), saat di masukin saku ketika mobile, bbrp dimasukin tas sih.<br />
- kombinasi spesifikasi. ntah kamera, kapasitas baterai.<br />
- bahan, memilih jg bahan yg efektif &amp; variasi kebutuhan pasar.<br />
<br />
dan tentu kombinasi2 diatas akan terhubung dng harga, klo ukuran lebih kecil tentu bahan lebih dikit (memotong biaya). soal bahan casing &amp; frame scr umum tdk perlu saya ulas krn semuanya sudah standart dan variatif.<br />
<br />
 <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/cool.png" alt="Cool" title="Cool" class="smilie smilie_3" />  <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/biggrin.png" alt="Big Grin" title="Big Grin" class="smilie smilie_4" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[barusan bli smarthone keluaran 2019 akhir, setelah dipakai saya tidak nyaman dng ukuran yg kebesaran.<br />
yah kadang kita baru bisa menilai-merasakan setelah bbrp kali dipakai. krn tdk nyaman (asumsi personal tentunya) ya dijual lagi dah. mungkin utk org lain yg sesuai kebutuhannya.<br />
<br />
trus cari lagi dah ...<br />
nah, saat mencari lagi ... kombinasi antara merk-ukuran-spek ternyata relatif jarang. berarti adl peluang pasar (catet tuh para produsen handphone).<br />
<br />
soal merk (terkait kualitas &amp; kredibilitas) aku lebih suka yg menengah ke atas, yah gak atas2 banget sih <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/sad.png" alt="Sad" title="Sad" class="smilie smilie_8" />  ,  klo merk yg blm kredibel kuatir hanya menyita emosi &amp; waktu.  <br />
cuma ya itu spt diatas, kombinasi 3 aspek tadi relatif jarang.<br />
katakanlah saat saya search di gsmarena (situs katalog terkait handphone), dng mem-filter berdasar ukuran saja (yg 145mm kebawah, tahun 2018 ke atas) tdk begitu banyak. yg mendominasi dari samsung (cukup jeli merk ini melihat pasar ... he2, contoh tuh merk lain)<br />
itu pun varian speknya yg sesuai kebutuhan sangat2 dikit<br />
katakanlah sudut pandang saya, namanya kamera depan (selfie) minimal 5mp lah, biar ga parah2 amat utk yg nampang he2, sedang kamera belakang yah diatas itu setidaknya utk dokumentasi.<br />
trus baterai minimal ada variasi yg berkapasitas besar<br />
klo dlm hal utk keperluan aplikasi saya tdk butuh yg tinggi2, krn sbg aktifis online sehari2 pakai laptop. jadi jenis smarphone yah ber-tipe prime (keperluan pokok) atau lite (simpel)<br />
<br />
nah, dari sedikit cerita diatas produsen bisa membuat varian utk pasar sbb :<br />
- soal ukuran, buat variasi2 ukuran tertentu. ukuran smartphone itu terkait saat di pegang tangan (itulah dlu disebut hand-phone), saat di masukin saku ketika mobile, bbrp dimasukin tas sih.<br />
- kombinasi spesifikasi. ntah kamera, kapasitas baterai.<br />
- bahan, memilih jg bahan yg efektif &amp; variasi kebutuhan pasar.<br />
<br />
dan tentu kombinasi2 diatas akan terhubung dng harga, klo ukuran lebih kecil tentu bahan lebih dikit (memotong biaya). soal bahan casing &amp; frame scr umum tdk perlu saya ulas krn semuanya sudah standart dan variatif.<br />
<br />
 <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/cool.png" alt="Cool" title="Cool" class="smilie smilie_3" />  <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/biggrin.png" alt="Big Grin" title="Big Grin" class="smilie smilie_4" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1465--Cara-Membedakan-iPhone-Asli-dan-Palsu</link>
			<pubDate>Sun, 19 Nov 2017 05:15:03 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1465--Cara-Membedakan-iPhone-Asli-dan-Palsu</guid>
			<description><![CDATA[Punya uang lebih? Siapa sih yang tidak mau punya iPhone, kini produk iPhone sudah sampai generasi iPhone 7+. Saat ini banyaknya isu-isu dipasaran bahwa produk iPhone kini sudah ada replikanya atau tiruannya loh! Karena maraknya perdagangan yang bebas di era jaman ini. Banyaknya masyarakat yang tertipu oleh pedagang nakal yang menjual iPhone Replika yang secara kasat mata mirip dengan iPhone asli.<br />
<span style="font-weight: bold;">12 Tips Membedakan iPhone Asli dan iPhone Palsu</span><br />
Oleh sebab itu kali ini TipsPintar.com akan memberitahu kamu cara membedakan iPhone Asli dengan iPhone Palsu yang kini sudah marak beredar. Coba yuk simak artikel berikut ini!<br />
1. Cek Serial Number<br />
iPhone asli memiliki Serial Number atau Nomer seri yang telah di-indentifikasi oleh Apple. Jadi, dengan adanya serial number itu kamu dapat mengidentifikasi apakah iPhone kamu tersedia di database Apple atau tidak.<br />
Kamu dapat melihat serial number kamu di Settings &gt; General &gt; About &gt; Scroll ke atas maka terdapat serial number untuk iPhone kamu.<br />
Kemudian kamu masukkan serial number iPhone kamu untuk mendeteksi apakah itu asli atau tidak disitus resmi Apple. Jika iPhone kamu palsu maka akan muncul pesan “Kami minta maaf, tapi nomer seri ini tidak valid. Silahkan periksa informasi dan coba lagi”.<br />
2. Cek Logo Apple pada belakang iPhone<br />
Produk Apple selalu memiliki logo disetiap produk yang diproduksinya tidak terkecuali iPhone, iPhone yang asli memiliki logo apple dibelakangnya. Jika iPhone yang kamu beli tidak memiliki logo Apple di belakang sudah dipastikan itu produk palsu.<br />
Dan yang paling mencolok dari tampilan fisik logo iPhone yang asli adalah memiliki warna hitam gelap sedangkan untuk iPhone palsu memiliki warna yang cenderung lebih silver dan terang.<br />
3. Cek Siri pada iPhone<br />
Cek Siri pada iPhone kamu, apa itu Siri? Siri adalah program pada produk yang dapat membantu menyelesaikan perkerjaan kamu, tugasnya mirip seperti asisten pribadi.<br />
Siri pada iPhone dapat digunakan untuk mengirim pesan, melakukan panggilan, mengatur pengingat atau alarm dengan hanya menggunakan perintah dari suara kamu.<br />
Siri merupakan program yang begitu istimewa karena hanya terdapat pada produk-produk asli buatan Apple. Jika iPhone kamu palsu biasanya perangkat tersebut tidak dapat menjalankan program siri.<br />
4. Perhatikan Slot Kartu Memory<br />
iPhone asli selalu memiliki penyimpanan memori yang tetap seperti 16GB, 32GB dan 64GB. iPhone asli tidak memiliki slot memory card untuk menambahkan kapasitas memori iPhone kamu.<br />
Jadi kamu dapat mengecek iPhone kamu apakah terdapat slot memory card-nya atau tidak. Jika kamu menemukan slot memory card sudah dipastikan iPhone tersebut palsu. Kamu bisa langsung meng-cancel pembelian iPhone tersebut jika menemukan slot memory card.<br />
5. Perhatikan Scrup pada iPhone<br />
iPhone yang asli menggunakan skrup pentalobe sedangkan untuk iPhone yang palsu menggunakan skrup dengan bentuk plus atau salib normal.<br />
Hal ini menjadi petunjuk yang sangat penting karena secara fisik sudah dapat dibuktikan. Jika iPhone yang ingin kamu beli menggunakan skrup plus atau seperti salib sudah dipastikan palsu dan segeralah mencari toko lain yang menjual produk iPhone yang asli.<br />
6. Perhatikan Layar Utama ketika iPhone dihidupkan<br />
Kamu dapat membedakan iPhone asli dengan iPhone palsu hanya dengan melihat Welcome Screen atau layar utama ketika iPhone dihidupkan. iPhone asli ketika dihidupkan akan menampilkan logo apple sedangkan untuk iPhone palsu biasanya akan menampilkan pesan “Welcome“ atau “Hello“ atau yang lainya.<br />
iPhone palsu juga dapat kamu periksa dengan cara meng-klik icon iPhone store. Jadi, ketika kamu klik langsung membuka Google store sudah dipastikan iPhone tersebut palsu 100%. Cara ini sangat mudah kamu lakukan dan menjadi petunjuk yang sangat membantu kamu membedakannya.<br />
7. Coba Koneksikan iPhone dengan iTunes<br />
Jika kamu ingin membuktikan iPhone yang asli, kamu bisa menggunakan cara dengan mengkoneksikan iPhone kamu dengan iTunes.<br />
Jadi, hubungkan iPhone kamu dengan komputer dan cobalah menjalankannya dengan iTunes. Jika terdapat pesan kesalahan, berarti iTunes tidak mengenali perangkat iPhone kamu yang artinya iPhone kamu tidak terdeteksi oleh iTunes. Sudah dipastikan iPhone tersebut palsu.<br />
8. Perhatikan Posisi Tombol iPhone<br />
Pada umumnya iPhone yang asli memiliki tombol sleep atau wake yang terdapat di pojok kanan atas sedangkan untuk tombol volume dan ringer berada di sebelah sisi kiri atas dan untuk tombol Home terdapat di depan bawah.<br />
Jika tombol-tombol tersebut tidak berada ditempat yang seharusnya maka sudah dipastikan iPhone tersebut merupakan iPhone palsu. Segeralah kamu mencari toko lain untuk membeli iPhone dengan produk asli dari Apple.<br />
9. Perhatikan Font dan Bahasa di iPhone<br />
Cara ini sangat mudah diketahui untuk membuktikan iPhone palsu dan iPhone asli, pertama coba kamu klik aplikasi massage atau pesan dan perhatikan font SMS-nya. Jika iPhone palsu biasanya font masih default karakter chinnese atau china.<br />
Dan untuk mengubahnya kamu terlebih dahulu mengatur ulang bahasanya. Cara mengubahnya dengan meng-klik icon Settings &gt; General `&gt; Scroll ke bawah &gt; Language &amp; Region &gt; Enable English. Jika default awalnya adalah bahasa china sudah terbukti bahwa iPhone tersebut palsu.<br />
10. Periksa Jumlah Slot untuk SIM Card<br />
Sebelum membeli alangkah baiknya kamu bertanya terlebih dahulu kepada penjual jumlah slot SIM Card atau kamu bisa memeriksanya secara langsung.<br />
Jika penjual mengatakan ada 2 slot atau ketika kamu periksa terdapat 2 slot SIM card, sudah dipastikan iPhone tersebut palsu.<br />
Perlu kamu ketahui produk asli iPhone hanya memiliki 1 Slot SIM Card, karena Apple hanya merancang mode iPhone hanya untuk 1 slot SIM card.<br />
11. Periksa Aplikasi Bawaan iPhone<br />
iPhone asli hadir dengan beberapa aplikasi built-in atau aplikasi bawaan seperti Music, Photos, Settings, Calculator dan lain-lainnya. Jika salah satu aplikasi tersebut hilang, kamu bisa mendapatkannya kembali dengan menggunakan jailbrake.<br />
Jailbrake merupakan istilah root pada produk iPhone. Produk iPhone yang asli dapat mengembalikan firmware yang asli. Jika beberapa aplikasi built-in masih hilang juga setelah dilakukan pengambilan firmware yang asli, sudah dipastikan iPhone milik kamu itu palsu.<br />
12. Harga<br />
Perlu kamu ketahui bahwa produk-produk Apple termasuk iPhone merupakan produk dengan harga yang relatif lebih mahal. Jika kamu mendapatkan tawaran harga iPhone yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga normal iPhone yang lainnya sudah dipastikan iPhone tersebut palsu.<br />
So, gimana sobat pintar? sudah tahukan cara membedakan iPhone asli dengan iPhone palsu? Sebaiknya kamu lebih berhati-hati lagi yaa untuk memilih produk iPhone yang ingin kamu beli. Jangan sampai kamu malah membeli produk iPhone palsu yang nantinya akan membuat kamu menyesal.<br />
<br />
sumber<br />
<a href="https://www.tipspintar.com/tips-membedakan-iphone-asli-dan-iphone-palsu/" target="_blank">https://www.tipspintar.com/tips-membedak...one-palsu/</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Punya uang lebih? Siapa sih yang tidak mau punya iPhone, kini produk iPhone sudah sampai generasi iPhone 7+. Saat ini banyaknya isu-isu dipasaran bahwa produk iPhone kini sudah ada replikanya atau tiruannya loh! Karena maraknya perdagangan yang bebas di era jaman ini. Banyaknya masyarakat yang tertipu oleh pedagang nakal yang menjual iPhone Replika yang secara kasat mata mirip dengan iPhone asli.<br />
<span style="font-weight: bold;">12 Tips Membedakan iPhone Asli dan iPhone Palsu</span><br />
Oleh sebab itu kali ini TipsPintar.com akan memberitahu kamu cara membedakan iPhone Asli dengan iPhone Palsu yang kini sudah marak beredar. Coba yuk simak artikel berikut ini!<br />
1. Cek Serial Number<br />
iPhone asli memiliki Serial Number atau Nomer seri yang telah di-indentifikasi oleh Apple. Jadi, dengan adanya serial number itu kamu dapat mengidentifikasi apakah iPhone kamu tersedia di database Apple atau tidak.<br />
Kamu dapat melihat serial number kamu di Settings &gt; General &gt; About &gt; Scroll ke atas maka terdapat serial number untuk iPhone kamu.<br />
Kemudian kamu masukkan serial number iPhone kamu untuk mendeteksi apakah itu asli atau tidak disitus resmi Apple. Jika iPhone kamu palsu maka akan muncul pesan “Kami minta maaf, tapi nomer seri ini tidak valid. Silahkan periksa informasi dan coba lagi”.<br />
2. Cek Logo Apple pada belakang iPhone<br />
Produk Apple selalu memiliki logo disetiap produk yang diproduksinya tidak terkecuali iPhone, iPhone yang asli memiliki logo apple dibelakangnya. Jika iPhone yang kamu beli tidak memiliki logo Apple di belakang sudah dipastikan itu produk palsu.<br />
Dan yang paling mencolok dari tampilan fisik logo iPhone yang asli adalah memiliki warna hitam gelap sedangkan untuk iPhone palsu memiliki warna yang cenderung lebih silver dan terang.<br />
3. Cek Siri pada iPhone<br />
Cek Siri pada iPhone kamu, apa itu Siri? Siri adalah program pada produk yang dapat membantu menyelesaikan perkerjaan kamu, tugasnya mirip seperti asisten pribadi.<br />
Siri pada iPhone dapat digunakan untuk mengirim pesan, melakukan panggilan, mengatur pengingat atau alarm dengan hanya menggunakan perintah dari suara kamu.<br />
Siri merupakan program yang begitu istimewa karena hanya terdapat pada produk-produk asli buatan Apple. Jika iPhone kamu palsu biasanya perangkat tersebut tidak dapat menjalankan program siri.<br />
4. Perhatikan Slot Kartu Memory<br />
iPhone asli selalu memiliki penyimpanan memori yang tetap seperti 16GB, 32GB dan 64GB. iPhone asli tidak memiliki slot memory card untuk menambahkan kapasitas memori iPhone kamu.<br />
Jadi kamu dapat mengecek iPhone kamu apakah terdapat slot memory card-nya atau tidak. Jika kamu menemukan slot memory card sudah dipastikan iPhone tersebut palsu. Kamu bisa langsung meng-cancel pembelian iPhone tersebut jika menemukan slot memory card.<br />
5. Perhatikan Scrup pada iPhone<br />
iPhone yang asli menggunakan skrup pentalobe sedangkan untuk iPhone yang palsu menggunakan skrup dengan bentuk plus atau salib normal.<br />
Hal ini menjadi petunjuk yang sangat penting karena secara fisik sudah dapat dibuktikan. Jika iPhone yang ingin kamu beli menggunakan skrup plus atau seperti salib sudah dipastikan palsu dan segeralah mencari toko lain yang menjual produk iPhone yang asli.<br />
6. Perhatikan Layar Utama ketika iPhone dihidupkan<br />
Kamu dapat membedakan iPhone asli dengan iPhone palsu hanya dengan melihat Welcome Screen atau layar utama ketika iPhone dihidupkan. iPhone asli ketika dihidupkan akan menampilkan logo apple sedangkan untuk iPhone palsu biasanya akan menampilkan pesan “Welcome“ atau “Hello“ atau yang lainya.<br />
iPhone palsu juga dapat kamu periksa dengan cara meng-klik icon iPhone store. Jadi, ketika kamu klik langsung membuka Google store sudah dipastikan iPhone tersebut palsu 100%. Cara ini sangat mudah kamu lakukan dan menjadi petunjuk yang sangat membantu kamu membedakannya.<br />
7. Coba Koneksikan iPhone dengan iTunes<br />
Jika kamu ingin membuktikan iPhone yang asli, kamu bisa menggunakan cara dengan mengkoneksikan iPhone kamu dengan iTunes.<br />
Jadi, hubungkan iPhone kamu dengan komputer dan cobalah menjalankannya dengan iTunes. Jika terdapat pesan kesalahan, berarti iTunes tidak mengenali perangkat iPhone kamu yang artinya iPhone kamu tidak terdeteksi oleh iTunes. Sudah dipastikan iPhone tersebut palsu.<br />
8. Perhatikan Posisi Tombol iPhone<br />
Pada umumnya iPhone yang asli memiliki tombol sleep atau wake yang terdapat di pojok kanan atas sedangkan untuk tombol volume dan ringer berada di sebelah sisi kiri atas dan untuk tombol Home terdapat di depan bawah.<br />
Jika tombol-tombol tersebut tidak berada ditempat yang seharusnya maka sudah dipastikan iPhone tersebut merupakan iPhone palsu. Segeralah kamu mencari toko lain untuk membeli iPhone dengan produk asli dari Apple.<br />
9. Perhatikan Font dan Bahasa di iPhone<br />
Cara ini sangat mudah diketahui untuk membuktikan iPhone palsu dan iPhone asli, pertama coba kamu klik aplikasi massage atau pesan dan perhatikan font SMS-nya. Jika iPhone palsu biasanya font masih default karakter chinnese atau china.<br />
Dan untuk mengubahnya kamu terlebih dahulu mengatur ulang bahasanya. Cara mengubahnya dengan meng-klik icon Settings &gt; General `&gt; Scroll ke bawah &gt; Language &amp; Region &gt; Enable English. Jika default awalnya adalah bahasa china sudah terbukti bahwa iPhone tersebut palsu.<br />
10. Periksa Jumlah Slot untuk SIM Card<br />
Sebelum membeli alangkah baiknya kamu bertanya terlebih dahulu kepada penjual jumlah slot SIM Card atau kamu bisa memeriksanya secara langsung.<br />
Jika penjual mengatakan ada 2 slot atau ketika kamu periksa terdapat 2 slot SIM card, sudah dipastikan iPhone tersebut palsu.<br />
Perlu kamu ketahui produk asli iPhone hanya memiliki 1 Slot SIM Card, karena Apple hanya merancang mode iPhone hanya untuk 1 slot SIM card.<br />
11. Periksa Aplikasi Bawaan iPhone<br />
iPhone asli hadir dengan beberapa aplikasi built-in atau aplikasi bawaan seperti Music, Photos, Settings, Calculator dan lain-lainnya. Jika salah satu aplikasi tersebut hilang, kamu bisa mendapatkannya kembali dengan menggunakan jailbrake.<br />
Jailbrake merupakan istilah root pada produk iPhone. Produk iPhone yang asli dapat mengembalikan firmware yang asli. Jika beberapa aplikasi built-in masih hilang juga setelah dilakukan pengambilan firmware yang asli, sudah dipastikan iPhone milik kamu itu palsu.<br />
12. Harga<br />
Perlu kamu ketahui bahwa produk-produk Apple termasuk iPhone merupakan produk dengan harga yang relatif lebih mahal. Jika kamu mendapatkan tawaran harga iPhone yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga normal iPhone yang lainnya sudah dipastikan iPhone tersebut palsu.<br />
So, gimana sobat pintar? sudah tahukan cara membedakan iPhone asli dengan iPhone palsu? Sebaiknya kamu lebih berhati-hati lagi yaa untuk memilih produk iPhone yang ingin kamu beli. Jangan sampai kamu malah membeli produk iPhone palsu yang nantinya akan membuat kamu menyesal.<br />
<br />
sumber<br />
<a href="https://www.tipspintar.com/tips-membedakan-iphone-asli-dan-iphone-palsu/" target="_blank">https://www.tipspintar.com/tips-membedak...one-palsu/</a>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Cara Menggunakan Iphone Pertama Kali (Pengguna Baru)]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t1097--Cara-Menggunakan-Iphone-Pertama-Kali-Pengguna-Baru</link>
			<pubDate>Tue, 13 Jun 2017 00:43:09 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t1097--Cara-Menggunakan-Iphone-Pertama-Kali-Pengguna-Baru</guid>
			<description><![CDATA[Berikut cara menggunakan Iphone pertama kali : <br />
<br />
1. pelajari manual book<br />
<br />
2. install/upgrade Itune terbaru<br />
selain utk pemutar musik, aplikasi ini utk manajemen file, photo, video, music, aplikasi. juga jalur utk belanja di itune store<br />
<br />
3. membuat Apple ID<br />
mirip2 akun google, ato facebook gitu lah, dari sini bisa menggunakan fasilitas, aplikasi apple.<br />
-bisa melalui komputer/laptop<br />
-ato bersamaa saat proses aktivasi perangkat<br />
<br />
<br />
4. aktivasi IOs (sistem operasi iphone)<br />
menghubungkan atr apple Id dng perangkat iphone<br />
<br />
5. singkronisasi Itune<br />
penyesuaian atr IOS, dan akun itune (bila punya perngkat apple lain, misal mac laptop) data dari itune akan disesuikan dng yg di Iphone<br />
<br />
6. Seting Icloud<br />
semacam fasilitas backup. tempat penyimpanan data, scr virtual. semacam cloud server khusus data iphone anda<br />
<br />
<br />
7. seting Find My Iphone<br />
fasilitas pelacak, pendeteksi, jika iphone anda hilang<br />
<br />
8. seting fitur keamanan<br />
touch id, passcode, restriction dll]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Berikut cara menggunakan Iphone pertama kali : <br />
<br />
1. pelajari manual book<br />
<br />
2. install/upgrade Itune terbaru<br />
selain utk pemutar musik, aplikasi ini utk manajemen file, photo, video, music, aplikasi. juga jalur utk belanja di itune store<br />
<br />
3. membuat Apple ID<br />
mirip2 akun google, ato facebook gitu lah, dari sini bisa menggunakan fasilitas, aplikasi apple.<br />
-bisa melalui komputer/laptop<br />
-ato bersamaa saat proses aktivasi perangkat<br />
<br />
<br />
4. aktivasi IOs (sistem operasi iphone)<br />
menghubungkan atr apple Id dng perangkat iphone<br />
<br />
5. singkronisasi Itune<br />
penyesuaian atr IOS, dan akun itune (bila punya perngkat apple lain, misal mac laptop) data dari itune akan disesuikan dng yg di Iphone<br />
<br />
6. Seting Icloud<br />
semacam fasilitas backup. tempat penyimpanan data, scr virtual. semacam cloud server khusus data iphone anda<br />
<br />
<br />
7. seting Find My Iphone<br />
fasilitas pelacak, pendeteksi, jika iphone anda hilang<br />
<br />
8. seting fitur keamanan<br />
touch id, passcode, restriction dll]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Tips seputar penggunaan charger utk hp smartphone / gadget]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t978--Tips-seputar-penggunaan-charger-utk-hp-smartphone-gadget</link>
			<pubDate>Sun, 12 Feb 2017 14:27:42 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t978--Tips-seputar-penggunaan-charger-utk-hp-smartphone-gadget</guid>
			<description><![CDATA[Berbeda dng hp jaman dulu, smartphone memerlukan energi listrik yg lebih besar mengingat layer &amp; aplikasi yg macem2. sehingga baterai lebih cepat habis meskipun kapasitasnya juga sudah disesuaikan. Juga pengisian baterai juga lebih lama mengingat kapasitas yg lebih besar tadi<br />
 <br />
Biasanya kita tdk menggunakan charger bawaan ketika, <br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>charger bawaan rusak, cari pengganti<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>dlm kondisi darurat, ketinggalan &amp; pinjam orang lain<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>ingin mengisi baterai lebih cepat<br />
 <br />
bbrp tahun lalu kebanyakan charger smartphone memiliki output 5v 1a. namun sekarang sudah banyak beredar yg memiliki output 2a, bahkah output tegangannya yg diatas 5v ada beberapa.<br />
 <br />
Saat mencari pengganti charger<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>output tegangan wajib sama dr bawaan. (rata2 sih 5v), utk arus tergantung kebutuhan anda apakah 1a, 1,5a, 2a. hindari output yg lebih rendah dari charger bawaan<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>kualitas yg lebih bagus tentu lebih baik. <br />
 <br />
Sedang saat kondisi darurat usahakan mencari charger sesuai keterangan diatas. Jika memang agak terdesak mungkin punya selisih output yg dikit<br />
 <br />
Mengisi baterai lebih cepat<br />
Biasanya menggunakan charger yg arusnya lebih besar<br />
 <br />
Meski kadang ada bbrp smartphone yg tdk berpengaruh jika diberi arus yg lebih besar, sebab memiliki system elektronisnya tersendiri (apakah sbg proteksi)<br />
 <br />
Tapi penggunaan arus yg lebih besar, bisa mempengaruhi daya simpan baterai &amp; juga smartphone-nya sendiri (tergantung kualitasnya juga). <br />
Alasannya adl, dng arus yg lebih besar saat pengisian kondisi baterai lebih panas sehingga mempengaruhi umur baterai, meski mungkin tdk terlalu signifikan.<br />
 <br />
Oleh karena itu tdk masalah menggunakan charger dng arus lebih besar asal saat proses pengisian tdk terlalu panas. Ini mungkin terkait kualitas charger, baterai, smartphone. <br />
Hal ini bisa di siasati juga dng menaruh handphone pada permukaan dingin apakah lantai atau bahan alumunium]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Berbeda dng hp jaman dulu, smartphone memerlukan energi listrik yg lebih besar mengingat layer &amp; aplikasi yg macem2. sehingga baterai lebih cepat habis meskipun kapasitasnya juga sudah disesuaikan. Juga pengisian baterai juga lebih lama mengingat kapasitas yg lebih besar tadi<br />
 <br />
Biasanya kita tdk menggunakan charger bawaan ketika, <br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>charger bawaan rusak, cari pengganti<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>dlm kondisi darurat, ketinggalan &amp; pinjam orang lain<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>ingin mengisi baterai lebih cepat<br />
 <br />
bbrp tahun lalu kebanyakan charger smartphone memiliki output 5v 1a. namun sekarang sudah banyak beredar yg memiliki output 2a, bahkah output tegangannya yg diatas 5v ada beberapa.<br />
 <br />
Saat mencari pengganti charger<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>output tegangan wajib sama dr bawaan. (rata2 sih 5v), utk arus tergantung kebutuhan anda apakah 1a, 1,5a, 2a. hindari output yg lebih rendah dari charger bawaan<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">         </span></span>kualitas yg lebih bagus tentu lebih baik. <br />
 <br />
Sedang saat kondisi darurat usahakan mencari charger sesuai keterangan diatas. Jika memang agak terdesak mungkin punya selisih output yg dikit<br />
 <br />
Mengisi baterai lebih cepat<br />
Biasanya menggunakan charger yg arusnya lebih besar<br />
 <br />
Meski kadang ada bbrp smartphone yg tdk berpengaruh jika diberi arus yg lebih besar, sebab memiliki system elektronisnya tersendiri (apakah sbg proteksi)<br />
 <br />
Tapi penggunaan arus yg lebih besar, bisa mempengaruhi daya simpan baterai &amp; juga smartphone-nya sendiri (tergantung kualitasnya juga). <br />
Alasannya adl, dng arus yg lebih besar saat pengisian kondisi baterai lebih panas sehingga mempengaruhi umur baterai, meski mungkin tdk terlalu signifikan.<br />
 <br />
Oleh karena itu tdk masalah menggunakan charger dng arus lebih besar asal saat proses pengisian tdk terlalu panas. Ini mungkin terkait kualitas charger, baterai, smartphone. <br />
Hal ini bisa di siasati juga dng menaruh handphone pada permukaan dingin apakah lantai atau bahan alumunium]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Tips & cara menghemat daya baterai smartphone (android, iphone, dll)]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t665--Tips-cara-menghemat-daya-baterai-smartphone-android-iphone-dll</link>
			<pubDate>Sun, 21 Aug 2016 02:06:00 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t665--Tips-cara-menghemat-daya-baterai-smartphone-android-iphone-dll</guid>
			<description><![CDATA[<img src="https://4.bp.blogspot.com/-pjYE-Xq90Lc/V3oQTyXKiCI/AAAAAAAABLY/Onf66wVoYxw0UCIFNDTHVRypq7kuRRlVgCKgB/s1600/charge-android-phone-faster.png" border="0" alt="[Image: charge-android-phone-faster.png]" /><br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">1. non aktifkan / matikan, tanda getar (vibration)</span><br />
krn fitur ini memerlukan daya elektrik yang cukup besar, dibanding ringtone suara. kecuali utk keperluan tertentu anda bisa mengaktifkan kembali<br />
<br />
jika perlu mengecilkan volume ringtone juga, sesuai kebutuhan<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">2. meredupkan layar (mengecilkan britghtness)</span><br />
krn semakin terang di perlukan daya yg lebih besar.<br />
<br />
termarsuk juga, anda bisa memilih wallpaper yg relatif lebih gelap<br />
ato jangan terlalu banyak menampilkan icon aplikasi di home screen<br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">3. menon-aktifkan aplikasi yg sedang </span><span style="font-weight: bold;">tidak terpakai</span><br />
misal : blutooth , wifi, GPS, sinyal radio, atau mungkin koneksi internet.<br />
atau mungkin bisa memilih 'Airplane Mode' = utk secara ringkas menonatifkan aplikasi2 tadi bersamaan, termasuk sinyal ponsel<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">4. menon-aktifkan notifikasi aplikasi tertentu (fb, twitter, bb dll)</span><br />
hal ini tergantung keperluan anda,<br />
sbg contoh, misal ada notifikasi inbox, tag, postingan dr facebook yg bertubi2 tentu akan memakan daya baterai<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">5. usahakan smartphone tidak terlalu panas</span><br />
krn panas cenderung bisa mengurai energi dlm baterai, juga bisa memperlemah daya simpan.<br />
bbrp usaha yg bisa di lakukan misal<br />
- jangan tempatkan di tempat yg panas<br />
- jangan sering memaksakan memakai ketika sinyal internet kurang bagus<br />
<span style="font-weight: bold;"><br />
6. menggunakan aplikasi penghemat daya</span><br />
aplikasi ini biasanya secara otomatis menon-aktifkan (meminimalisir) proses2 yg tidak diperlukan<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">7. menggunakan smartphone secara efektif</span><br />
hal ini tergantung kebiasaan dan pemaham terhadap seluk beluk smarphone.<br />
misal<br />
- mengetik pesan yg efektif<br />
- tidak sering2 streaming video/music/radio<br />
- jika kira2 lama ga di pakai, di matikan(shutdown) sekalian<br />
<br />
selain hal2 di atas, yg relatif terkait dng daya baterai, adalan efisiensi saat pengisian baterai (charge).<br />
misal<br />
- saat mengisi lebih cepat jika perangkat non-aktif<br />
- penggunakan adaptor charger yg sesuai<br />
- qualitas baterai]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="https://4.bp.blogspot.com/-pjYE-Xq90Lc/V3oQTyXKiCI/AAAAAAAABLY/Onf66wVoYxw0UCIFNDTHVRypq7kuRRlVgCKgB/s1600/charge-android-phone-faster.png" border="0" alt="[Image: charge-android-phone-faster.png]" /><br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">1. non aktifkan / matikan, tanda getar (vibration)</span><br />
krn fitur ini memerlukan daya elektrik yang cukup besar, dibanding ringtone suara. kecuali utk keperluan tertentu anda bisa mengaktifkan kembali<br />
<br />
jika perlu mengecilkan volume ringtone juga, sesuai kebutuhan<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">2. meredupkan layar (mengecilkan britghtness)</span><br />
krn semakin terang di perlukan daya yg lebih besar.<br />
<br />
termarsuk juga, anda bisa memilih wallpaper yg relatif lebih gelap<br />
ato jangan terlalu banyak menampilkan icon aplikasi di home screen<br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">3. menon-aktifkan aplikasi yg sedang </span><span style="font-weight: bold;">tidak terpakai</span><br />
misal : blutooth , wifi, GPS, sinyal radio, atau mungkin koneksi internet.<br />
atau mungkin bisa memilih 'Airplane Mode' = utk secara ringkas menonatifkan aplikasi2 tadi bersamaan, termasuk sinyal ponsel<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">4. menon-aktifkan notifikasi aplikasi tertentu (fb, twitter, bb dll)</span><br />
hal ini tergantung keperluan anda,<br />
sbg contoh, misal ada notifikasi inbox, tag, postingan dr facebook yg bertubi2 tentu akan memakan daya baterai<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">5. usahakan smartphone tidak terlalu panas</span><br />
krn panas cenderung bisa mengurai energi dlm baterai, juga bisa memperlemah daya simpan.<br />
bbrp usaha yg bisa di lakukan misal<br />
- jangan tempatkan di tempat yg panas<br />
- jangan sering memaksakan memakai ketika sinyal internet kurang bagus<br />
<span style="font-weight: bold;"><br />
6. menggunakan aplikasi penghemat daya</span><br />
aplikasi ini biasanya secara otomatis menon-aktifkan (meminimalisir) proses2 yg tidak diperlukan<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">7. menggunakan smartphone secara efektif</span><br />
hal ini tergantung kebiasaan dan pemaham terhadap seluk beluk smarphone.<br />
misal<br />
- mengetik pesan yg efektif<br />
- tidak sering2 streaming video/music/radio<br />
- jika kira2 lama ga di pakai, di matikan(shutdown) sekalian<br />
<br />
selain hal2 di atas, yg relatif terkait dng daya baterai, adalan efisiensi saat pengisian baterai (charge).<br />
misal<br />
- saat mengisi lebih cepat jika perangkat non-aktif<br />
- penggunakan adaptor charger yg sesuai<br />
- qualitas baterai]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Perbandingan WhatsApp (WA) dengan BBM]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t605--Perbandingan-WhatsApp-WA-dengan-BBM</link>
			<pubDate>Wed, 10 Aug 2016 22:09:25 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t605--Perbandingan-WhatsApp-WA-dengan-BBM</guid>
			<description><![CDATA[<img src="https://1.bp.blogspot.com/-SDNguxNy2o4/VtboNOH-g1I/AAAAAAAAAJU/XsCDQuPz5FU/s1600/f%2B%25281%2529.jpg" border="0" alt="[Image: f%2B%25281%2529.jpg]" /><br />
<br />
Saya sendiri termasuk telat dalam menggunakan aplikasi di atas, disebabkan terlalu sibuk &amp; ga sempat adaptasi dng aplikasi baru, sementara belum mendesak utk menggunakan.<br />
 <br />
Ok, dari pada panjang lebar, langsung ke topik dah. Perbandingan atau perbedaan antara WhatsApp (WA) dengan BBM sbb :<br />
 <br />
<span style="font-weight: bold;">WhatsApp (WA)</span><br />
<span style="text-decoration: underline;">kelebihan</span><br />
+ katanya lebih ringan<br />
+ identitas menggunakan No HP , bisa langsung di kirim pesan, ga perlu invite dulu<br />
 <br />
<span style="text-decoration: underline;">kekurangan</span><br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">   </span></span>krn identitas menggunakan No HP, kurang privasi. Mirip sms nyasar<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">   </span></span>krn identitas menggunakan No HP, kalau gonta-ganti nomor ribet<br />
 <br />
 <br />
<span style="font-weight: bold;">BBM</span><br />
<span style="text-decoration: underline;">kelebihan</span><br />
+ registrasi menggunakan email (mirip facebook), trus kemudian di beri PIN (semacam nomer identitas). Klo ganti nomer hp ga masalah ( krn No HP cuma untuk jalur data)<br />
+ privasi lebih terjaga, krn perlu invite PIN dulu<br />
 <br />
<span style="text-decoration: underline;">kekurangan</span><br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">  </span></span>katanya sedikit lebih lambat<br />
 <br />
karena keduanya punya kelebihan &amp; kekurangan yg relatif seimbang. enaknya pake keduanya. atau sesuai keperluan anda<br />
 <br />
tambahan referensi<br />
<a href="http://tekno.kompas.com/read/2013/09/20/1418347/BlackBerry.Messenger.Vs.WhatsApp.Bagus.Mana." target="_blank">http://tekno.kompas.com/read/2013/09/20/...agus.Mana.</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="https://1.bp.blogspot.com/-SDNguxNy2o4/VtboNOH-g1I/AAAAAAAAAJU/XsCDQuPz5FU/s1600/f%2B%25281%2529.jpg" border="0" alt="[Image: f%2B%25281%2529.jpg]" /><br />
<br />
Saya sendiri termasuk telat dalam menggunakan aplikasi di atas, disebabkan terlalu sibuk &amp; ga sempat adaptasi dng aplikasi baru, sementara belum mendesak utk menggunakan.<br />
 <br />
Ok, dari pada panjang lebar, langsung ke topik dah. Perbandingan atau perbedaan antara WhatsApp (WA) dengan BBM sbb :<br />
 <br />
<span style="font-weight: bold;">WhatsApp (WA)</span><br />
<span style="text-decoration: underline;">kelebihan</span><br />
+ katanya lebih ringan<br />
+ identitas menggunakan No HP , bisa langsung di kirim pesan, ga perlu invite dulu<br />
 <br />
<span style="text-decoration: underline;">kekurangan</span><br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">   </span></span>krn identitas menggunakan No HP, kurang privasi. Mirip sms nyasar<br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">   </span></span>krn identitas menggunakan No HP, kalau gonta-ganti nomor ribet<br />
 <br />
 <br />
<span style="font-weight: bold;">BBM</span><br />
<span style="text-decoration: underline;">kelebihan</span><br />
+ registrasi menggunakan email (mirip facebook), trus kemudian di beri PIN (semacam nomer identitas). Klo ganti nomer hp ga masalah ( krn No HP cuma untuk jalur data)<br />
+ privasi lebih terjaga, krn perlu invite PIN dulu<br />
 <br />
<span style="text-decoration: underline;">kekurangan</span><br />
-<span style="font-size: x-small;"><span style="font-family: Times New Roman;">  </span></span>katanya sedikit lebih lambat<br />
 <br />
karena keduanya punya kelebihan &amp; kekurangan yg relatif seimbang. enaknya pake keduanya. atau sesuai keperluan anda<br />
 <br />
tambahan referensi<br />
<a href="http://tekno.kompas.com/read/2013/09/20/1418347/BlackBerry.Messenger.Vs.WhatsApp.Bagus.Mana." target="_blank">http://tekno.kompas.com/read/2013/09/20/...agus.Mana.</a>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[[aturan] forum handphone]]></title>
			<link>https://www.wowtopik.com/t277--aturan-forum-handphone</link>
			<pubDate>Thu, 14 Jan 2016 06:04:15 +0700</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">https://www.wowtopik.com/t277--aturan-forum-handphone</guid>
			<description><![CDATA[aturan dasar <a href="http://www.wowtopik.com/thread-70.html" target="_blank">http://www.wowtopik.com/petunjuk-dan-aturan-umum.html</a><br />
<br />
aturan tambahan menyusul <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/blush.png" alt="Blush" title="Blush" class="smilie smilie_12" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[aturan dasar <a href="http://www.wowtopik.com/thread-70.html" target="_blank">http://www.wowtopik.com/petunjuk-dan-aturan-umum.html</a><br />
<br />
aturan tambahan menyusul <img src="https://www.wowtopik.com/images/smilies/blush.png" alt="Blush" title="Blush" class="smilie smilie_12" />]]></content:encoded>
		</item>
	</channel>
</rss>