![[Image: analytics5f9f4d5a72bf7.jpg]](https://forex-images.ifxdb.com/userfiles/20201102/analytics5f9f4d5a72bf7.jpg)
Gambaran GBP/USD. 2 November. Inggris memasuki karantina. Boris Johnson mengumumkan pemberlakuan karantina kedua
Pound sterling Inggris yang dipasangkan dengan mata uang AS pada hari Jumat memulai babak baru koreksi kenaikan. Namun pada umumnya, pound terus diperdagangkan dengan cukup tenang dalam beberapa hari terakhir dan dengan bias penurunan yang jelas. Kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami mengharapkan kelanjutan tren penurunan, karena ada banyak faktor teknikal yang mendukung hal ini. Mulai dari rebound harga dari 61.8% Fibonacci level setelah penurunan pada 1 September, hingga harga kembali melewati garis moving average dan overbought pound Inggris yang dalam kondisi fundamental saat ini. "Pondasi" pada umumnya adalah percakapan yang terpisah yang memiliki dampak kompleks pada pasar valuta asing dan pelakunya. Mungkin untuk pasangan pound/dolar, "Pondasi"nya paling kompleks dan membingungkan. Selain permasalahan Amerika dan pilpres mendatang, yang telah sering kami tuliskan, masih ada banyak permasalahan yang sangat besar untuk pasangan GBP/USD, prospek yang sangat lemah untuk ekonomi Inggris dan permasalahan minimnya kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa. Dengan demikian, untuk pound sterling, latar belakang fundamentalnya buruk dan untuk mata uang AS juga "tidak baik".
Selengkap nya lihat disini : https://www.instafxdeal.com/forex_analysis/262927

Facebook