![[Image: analytics5db77dc8709ea.png]](https://forex-images.ifxdb.com/userfiles/20191029/analytics5db77dc8709ea.png)
Dolar tengah mempimpin, sementara euro terbakar. Untuk berapa lama? Relevance up to 09:00 2019-10-30 UTC+0 AS tetap memimpin dalam pasangan mata uang EUR/USD. Greenback merasa sangat percaya diri di tengah pelemahan euro dan pound. Mata uang Eropa bersama dengan pound Inggris berada dalam kekacauan dalam mengantisipasi pekan mendatang yang sulit. Pekan lalu belum mengklarifikasi situasi, dan yang saat ini dijanjikan akan sangat penting, tetapi juga dapat membingungkan. Pasar tidak stabil oleh informasi bahwa Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, berencana mengadakan pemilihan awal parlemen pada 12 Desember 2019. Ini semakin memperburuk situasi yang sudah sulit dengan keluarnya Inggris dari UE. Pasar valuta asing mengalami kemacetan parah. Euro dan pound jatuh terhadap dolar AS setelah rilis statistik lemah pekan lalu, kesulitan dengan Brexit dan pernyataan "perpisahan" oleh Mario Draghi. Situasi ini menguntungkan mata uang AS, ujar para analis. Karena meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan, banyak investor lebih memilih melindungi risiko dari penurunan pound. Mata uang Inggris yang melemah menarik euro bersama dengannya, memberikan risiko runtuhnya euro. Selain itu, kemungkinan besar jeda dalam pelonggaran kebijakan moneter Fed memberikan kekuatan bagi bear yang bekerja dalam pasangan EUR / USD. Sebagian besar ahli (85%) yakin bahwa Federal Reserve akan memangks suku bunga federal pada pertemuan berikutnya, yang akan diadakan pada 29-30 Oktober, yaitu pekan ini. Menurut para ahli, jeda panjang dalam proses ekspansi moneter tersebut menguntungkan mata uang AS. Dolar tidak akan kehilangan poinnya, ujar para analis. Mereka menyatakan bahwa sementara Fed dan ECB tengah dalam pertimbangan, pasangan EUR / USD berisiko terjebak di zona konsolidasi. Pada Senin pagi, 28 Oktober, pasangan ini diperdagangkan dalam rentang 1,1087-1,1088, tidak terlalu ingin menguat.
Read more: https://www.ifxglobe.com/forex_analysis/238915

Facebook