![[Image: analytics5d968ccc81325.jpg]](https://forex-images.ifxdb.com/userfiles/20191004/analytics5d968ccc81325.jpg)
EUR/USD: angin sakal untuk pertumbuhan dolar
Amerika Serikat telah memimpin selama beberapa dekade, sedangkan bagian dunia lainnya telah dipimpin. Indeks saham AS bereaksi terutama terhadap statistik internal dan suku bunga moneter Federal Reserve, krisis lahir di Amerika Serikat dan menyebar ke tempat lain, dan bukan sebaliknya. Karena proporsi ekspor yang rendah ke PDB AS, AS terlindung dari dampak negatif angin sakal yang berhembus dari luar negeri. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, banyak yang telah berubah. Pada 2015-2016, The Fed menunda keputusan untuk menaikkan suku bunga karena "kebakaran" di pasar keuangan China dan Brexit. Pada tahun 2019, regulator dipaksa untuk melunakkan kebijakan moneter di tengah meningkatnya risiko internasional. Jelas perang dagang yang dilancarkan oleh Gedung Putih mulai berdampak negatif terhadap ekonomi AS, yang berkontribusi pada pertumbuhan EUR / USD.
Sementara itu, masalah domestik berkembang di Amerika Serikat. Rumor mengenai Donald Trump meningkatkan risiko politik, dan krisis likuiditas membuat kita membahas perlunya meningkatkan neraca Fed. Menurut analis Morgan Stanley, untuk menghindari kenaikan kedua suku bunga pasar uang di atas 10%, The Fed harus membeli obligasi senilai $ 315 miliar dari November 2019 hingga Mei 2020.
Selengkap nya lihat disini : https://www.instafxglobe.com/forex_analysis/237531

Facebook