Kekhawatiran Permintaan Tiongkok Membatasi Kenaikan Harga Minyak Mentah
Harga Minyak Mentah Bertahan di Atas Support
Harga minyak mentah mengalami awal minggu yang tenang hingga perdagangan awal pada hari Senin, meskipun pasar berjangka telah berhasil bertahan di atas level support 67,45 untuk saat ini. Dolar AS yang melemah hingga akhir minggu lalu telah membantu harga memulihkan sebagian kerugian yang diderita hingga awal September, meskipun sentimen tetap rapuh. Kekhawatiran seputar latar belakang permintaan Tiongkok telah menjadi hambatan utama bagi harga minyak mentah dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, perkembangan yang sedang berlangsung dalam perang Rusia – Ukraina dan konflik di Timur Tengah tetap menjadi ancaman utama bagi prakiraan harga jangka pendek. Melihat ke depan minggu ini, pertemuan FOMC bulan September diharapkan juga menjadi pendorong utama bagi pasar.
Perhatian terhadap USD
Minggu ini, harga minyak dapat mengalami pemulihan yang berkelanjutan jika Dolar AS melemah secara material akibat pemangkasan suku bunga Fed yang lebih besar dan/atau prospek yang lebih dovish dari bank. Pedagang juga akan mencermati serangkaian angka impor minyak Tiongkok terbaru. IEA baru-baru ini memangkas prospek permintaan Tiongkok untuk tahun ini, sekarang memperkirakan permintaan hanya 200 ribu barel per hari, turun dari 700 ribu barel per hari dalam prospek terakhirnya. Dengan demikian, setiap pelemahan dalam angka minggu ini dapat dengan mudah menyebabkan minyak mentah jatuh lebih rendah lagi sementara kejutan positif apa pun akan membantu menghidupkan kembali permintaan minyak mentah.
Selengkapnya lihat disini => https://www.tickmill.com/blog/chinese-de...ude-bounce

Facebook