Janet Yellen memperingatkan risiko default yang tidak terpikirkan
![[Image: img6111379d8ca68.jpg]](https://forex-images.ifxdb.com/humor/source/insta/img6111379d8ca68.jpg)
![[Image: img6111379d8ca68.jpg]](https://forex-images.ifxdb.com/humor/source/insta/img6111379d8ca68.jpg)
Sekretari Bendahara AS Janet Yellen baru-baru ini memperingkatkan bahwa negara mengalami resiko default utang. Dalam testimoninya kepada Kongres, Yellen mengatakan kegagalan dalam kewajiban melunasi utang AS akan "tidak terpikirkan" dan "akan memiliki dampak yang benar-benar buruk bagi perekonomian". Untuk terdengar lebih meyakinkan, Sekretaris Bendahara juga menuliskan surat resmi kepada Kongres. Kegagalan dalam kewajiban pembayaran "akan menyebabkan kerugian yang tidak dapat diperbaiki pada ekonomi AS dan mata pencaharian semua orang Amerika," ucap Yellen dalam sebuah pernyataan, menekankan kerugian yang bahkan ancaman gagal bayar terhadap ekonomi. Jika anggota parlemen tidak meningkatkan plafon utang atau tidak membatasi pinjaman, AS akan mencapai level tertinggi dari utang publik paling lambat 1 Agustus. Jika langkah ini tidak diambil pada 1 Oktober, ketika tahun fiskal baru dimulai di AS, pemerintah akan menghadapi tantangan dalam membayar kewajiban mereka sebagai pengeluaran besar yang dijadwalkan untuk periode ini. Dengan kata lain, pemerintah harus mengambil langkah langsung dan tegas.
Diumumkan 09 August 2021
© InstaForex Group
© InstaForex Group

Facebook