PROMO TOPIK
02-22-2016 Dilihat: 2,242
02-09-2016 Dilihat: 1,982
02-08-2016 Dilihat: 2,362
08-11-2015 Dilihat: 2,863
07-05-2015 Dilihat: 1,724


Share:Facebook Twitter
Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
WinnerOne
Apakah Aqiqah Anak Wajib Hukumnya Dalam Islam?
[Image: Apakah-Aqiqah-Wajib-Hukumnya-Dalam-Islam.png]
Umat manusia pada jaman jahiliyah telah melakukan tradisi aqiqah anak saat baru lahir, terutama pada anak laki-laki. Cara yang dilakukan ialah dengan menyembelih kambing, lalu darahnya dilumuri ke kepala sang bayi. Kejadian ini terus dilakukan selama bertahun-tahun pada zaman tersebut, hingga akhirnya Allah mendatangkan Islam.

Di dalam islam, aqiqah anak pun tetap dilakukan. Namun, dengan cara yang benar yaitu menyembelih hewan kambing, setelah itu kepala bayi tersebut di cukur atau digunduli, dan melumurinya dengan minyak wangi. Hal ini pun dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibbah yang berbunyi “Dari Aisyah RA ia berkata: Dahulu orang-orang pada masa jahiliyah, apabila mereka mengaqiqah untuk seorang bayi mereka melumuri kapas dengan darah aqiqah. Lalu ketika mencukur rambut si bayi mereka melumurkan pada kepalanya”. Maka Nabi Muhammad SAW bersabda, “Gantilah darah itu dengan minyak wangi”. Dalam sejarah islam tercatat bahwa Nabi Muhammad SAW juga menggelar aqiqah untuk kedua cucunya dari anaknya Fatimah, Hasan dan Husein.

Pengertian Aqiqah Anak

Aqiqah anak dalam bahasa Arab عقيقة, artinya memutus dan melubangi, dan ada juga yang mengatakan bahwa aqiqah anak adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan juga bahwa aqiqah merupakan rambut yang dibawa si bayi ketika lahir. Adapun aqiqah anak berdasarkan maknanya secara syari’at adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan.

Adapun menurut istilah agama, yang dimaksud ‘aqiqah ialah : Sembelihan yang disembelih sehubungan dengan kelahiran seorang anak, baik laki-laki ataupun perempuan pada hari yang ke tujuh sejak kelahirannya dengan tujuan semata-mata mencari ridha Allah.

Hukum Aqiqah Anak Dalam Islam

Meskipun Nabi Muhammad melaksanakan aqiqah untuk kedua cucunya, tetapi terdapat 3 pendapat ulama menurut madzhab Syafi’i dalam masalah status hukum aqiqah yaitu wajib, sunnah mu’akkad, dan sunnah.

Syarat Hewan Aqiqah

[Image: Apakah-Aqiqah-Wajib-Hukumnya-Dalam-Islam-1.jpg]
Hewan yang diperbolehkan disembelih untuk aqiqah anak sama seperti hewan yang diperbolehkan disembelih untuk kurban, dari sisi usia dan kriteria. Selain itu terdapat persyaratan lainnya untuk hewan aqiqah anak yang akan disembelih, berikut adalah daftarnya:

[*]Hewan aqiqah anak tidak boleh cacat dalam artian buta sebelah, kurus, patah tulang dan sakit.
[*]Ketika membeli hewan aqiqah anak tidak diperbolehkan untuk patungan, sebagaimana dalam udhhiyah baik kambing/domba, atau sapi dan unta. Sehingga bila seseorang aqiqah dengan sapi atau unta hanya cukup bagi satu orang saja, tidak diperbolehkan bagi 7 orang.
[*]Daging yang sudah disembelih pada saat aqiqah anak, dilarang dijual kepada orang lain.

Berdasarkan penjelasan diatas bahwa aqiqah memiliki 3 hukum yaitu wajib, sunnah Mu’akkad dan sunnah. Untuk melakukan aqiqah masing-masing anak memiliki perbedaan dalam jumlahnya yaitu untuk anak perempuan 1 kambing dan anak laki-laki 2 kambing. Apabila Anda kesulitan untuk mencari hewan kambing untuk aqiqah anak, eBaba menyediakan jasa aqiqah yang Sesuai dengan syari’at diatas.

eBaba adalah salah satu platform e-commerce yang menghadirkan berbagai macam kebutuhan Anda, mulai dari kebutuhan ibadah hingga keperluan lainnya dengan kualitas yang terjamin. Segera kunjungi website eBaba di www.ebaba.co.id untuk mengetahui produk dan layanan lainnya.
( diedit: 10-10-2018, 09:36 AM )
Kutip

Komentar
Untuk komentar silahkan ...
---atau---

Loncat forum ke: