PROMO TOPIK
02-22-2016 Dilihat: 2,236
02-09-2016 Dilihat: 1,976
02-08-2016 Dilihat: 2,352
08-11-2015 Dilihat: 2,856
07-05-2015 Dilihat: 1,717


Share:Facebook Twitter
Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
WinnerOne
Banyak yang Belum Tahu, Begini Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar
[Image: BEGINI-TATA-CARA-SHOLAT-DHUHA-YANG-BENAR...-ISLAM.jpg]
Melakukan sholat lima waktu dalam islam merupakan sebuah kebutuhan yang dilakukan sehari-hari oleh umat muslim, tapi selain mengerjakan sholat lima waktu kita juga dianjurkan untuk mengerjakan sholat sunnah. Salah satu sholat sunnah yang dianjurkan adalah sholat dhuha, untuk memohon rizki dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala
Untuk mengerjakan tata cara sholat dhuha berbeda dengan sholat lima waktu, terdapat waktu tertentu dalam mengerjakan sholat dhuha. Sholat dhuha dapat dikerjakan pada waktu setelah terbit matahari, hingga menjelang masuk waktu dhuhur. Ciri-ciri waktu shalat dhuha ini dimulai dari matahari terbit hingga 45 menit sebelum waktu sholat dzuhur. Tetapi, lebih baik dilakukan atau disunnahkan untuk dikerjakan ketika matahari agak tinggi dan panas juga agak terik.

Sedangkan bacaan surat pendek yang dibaca ketika sholat dhuha, disunahkan membaca surat Asy-Syam pada rakaat pertama dan surat Al-Lail pada rakaat kedua. Saat mengerjakan sholat dhuha, dikerjakan dua rakaat, dengan satu kali. Lalu berapa maksimal dari rakaat sholat dhuha? Mengenai maksimal rakaat, masing-masing dari ulama memiliki pendapat yang berbeda-beda.

Ada yang berpendapat maksimal mengerjakan sholat dhuha adalah 8 rakaat, ada juga yang mengatakan 12 rakaat, dan ada juga yang menyatakan bahwa tidak ada jumlah maksimal dalam mengerjakan sholat dhuha.
Dengan adanya perbedaan tersebut, kita tidak perlu bingung untuk memilih mana yang benar. Karena Allah SWT tentunya menyukai hamba-Nya yang memperbanyak ibadah dan juga tidak melarang. Jadi lebih baik bagi Kamu untuk mengerjakan sholat dhuha semampunya.

Waktu Sholat Dhuha
Lalu kapan saat yang tepat untuk mengerjakan sholat dhuha? Waktu sholat dhuha adalah setelah terbit matahari hingga menjelang masuk waktu dhuhur. Tetapi lebih baik jika dilakukan pada pagi hari saat matahari sedang naik atau sekitar pukul 09.00 WIB.

Tata Cara Sholat Dhuha
Untuk Kamu yang ingin mengerjakan sholat dhuha tetapi belum mengetahui tata cara sholat dhuha. Berikut adalah tata cara sholat dhuha.

1. Pertama yang harus dilakukan adalah membaca niat. Niat sholat dhuha adalah sebagai berikut:


ﺃﺻَﻠِّﻲ ﺳُﻨَّﺔَ ﺍﻟﻀُﺤَﻰ ﺭَﻛَﻌَﺘَﻴْﻦِ ﻟِﻠﻪِ ﺗَﻌﺎﻟﻰَ

“Usholli sunnatatd-dhuha rak’ataini lillahi ta’alaa”.

Yang artinya “aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat karena Allah ta’ala”. Perlu diingat shalat dhuha ini dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat dan dilakukan secara munfarid (tidak berjamaah). Bacaan niat dilakukan bersamaan dengan takbiratul ihram.

2. Selanjutnya membaca doa iftitah, surat al-fatihah, dan membaca salah satu surat yang terdapat dalam Al-Qur’an, tetapi lebih diutamakan membaca surat Adh-Dhuha, Asy-Syamsu, Al-Lailu, dan Surat Asy-Syarh.

3. Lalu melakukan ruku’ dan membaca tasbih tiga kali.

4. Selanjutnya I’tidal dan membaca bacaannya.

5. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali.

6. Lalu duduk di antara dua sujud dan membaca bacaannya.

7. Setelahnya sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali.

8. Selanjutnya lakukan rakaat kedua seperti cara rakaat pertama tanpa membaca niat dan doa iftitah.

9. Lalu kerjakan tasyahud akhir.

10. Yang terakhir salam dua kali.

11. Seusai salam, dianjurkan untuk berdzikir lalu membaca do’a setelah sholat dhuha.


Doa Sholat Dhuha
Setelah selesai mengerjakan sholat dhuha, disunnahkan untuk membaca doa sholat dhuha. Doa setelah sholat dhuha tidak dibatasi. Kita boleh berdoa apa saja yang kita inginkan, tentunya bukan doa yang berisi tentang keburukan.
Kita juga boleh membaca doa yang kita sukai. Namun, hendaknya kita memulai doa dengan menyebut nama Allah SWT, memuji syukur kepada Allah SWT, dan bershalawat atas Nabi Muhammad SAW.

َللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. allahuma inkaana rizqi fis samma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’asaran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita ‘ibadikash shalihin.

Artinya :

“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.


Doa sholat dhuha ini merupakan salah satu dari keutamaan sholat dhuha, dimana kita lebih mudah meminta agar Allah bukakan pintu rezeki. Sesuai dengan hadist Nabi berikut ini :

“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (Shalat Dhuha) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya “ (HR.Hakim dan Thabrani).
Nah, itulah tata cara sholat dhuha dan juga waktu yang terbaik dalam melaksanakan sholat dhuha sesuai dengan ketentuan Islam.
https://ebaba.com/
Baca Ebaba.com untuk tahu update terbaru seputar dunia Islami.
Kutip

Komentar
Untuk komentar silahkan ...
---atau---

Loncat forum ke: