PROMO TOPIK
02-22-2016 Dilihat: 2,244
02-09-2016 Dilihat: 1,983
02-08-2016 Dilihat: 2,363
08-11-2015 Dilihat: 2,865
07-05-2015 Dilihat: 1,725


Share:Facebook Twitter
Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
risudarni
Beberapa Hal Yang Mempengaruhi Grounding
Sekarang sudah banyak yang jual grounding rod di pasaran. Grounding rod yang berfungsi untuk menangkal petir sangat dibutuhkan. Tidak hanya pada gedung tinggi, grouding rod pun dibutuhkan untuk di rumah.

Rumah merupakan banguan untuk bertempat tinggal identik dnegan keluarga. Sehingga memasang grounding rod di rumah sangat diperlukan. Karena grounding rod bermanfaat untuk menjaga dan melindungi keluarga dari sengatan dari peralatan atau kabel listrik yang disebakan oleh petir.

Namun, untuk merasakan manfaat tersbut ada beberapa hal yang yang diperhatikan, yaitu mengetahui hal – hal yang mempengaruhi sistem grouding dapat berjalan baik atau tidak.

Ini dia, hal – hal yang mempengaruhi grounding :

Kadar Air

Kadar air merupakan hal – hal yang memperngaruhi perangkat grounding rod. Untuk mendapatakan nilai tahanan sebaran yang baik, dibutuhkan air tanah yang dangkal / penghujan.

Kelayakan grounding rod dilihat dari nilai tahanan sebaran yang maksimal 5 %. Untuk mencapai nilai tersebut, dibutuhkan kadar air yang cukup ataupun berlebihan, sehingga konduktivitas tanah akan lebih baik dan semakin baik.

Kemudahan mendapatkan nilai tahanan sebaran disebabkan sela – sela tanah yang memiliki kandung air yang mencukupi atau dapat dikatakan berlebih.

Mineral / Garam

Sistem grounding rod dapat dikatakan baik, jika nilai koduktivitas logam terhadap tanah mampu mempengaruhi tahanan sebaran/resistans. Untuk mendapatkan hal tersebut adannya peranan kandungan mineral.

Kandungan mineral yang tinggi dan semakin berlogam sebuah tanah, maka semakin mudah tanah tersebut untuk menghantrakan listrik dengan baik.

Dengan cara kerja sistem grounding yang melepaskan arus petir ke dalam bumi, membutuhkan tanah yang mampu menghantarkan listik dengan mudah. Agar fungsi pada grounding mampu berjalan dengan baik.

Derajat Keasaman

Tingkat keasaman pada tanah mampu mempengaruhi sistem grounding. Tanah yang memiliki ph rendah, maka akan lebih mudah untuk menghantarkan listrik. Bila tanah memiliki PH besar atau bersifat basa, maka sulit untuk menghantarkan listrik.

Dengan begitu, agar grounding berjalan dengan baik, membutuhkan tanah dengan PH rendah (PH <7) atau dengan tingkat keasaman yang tinggi.

Untuk mengetahui tanah yang memiliki ph rendah, biasanya tanah berwarna gelap. Begitu pun sebaliknya, tanah dengan ph tinggi, berwarna lebih terang.

Tektur tanah

Sistem grounding akan bagus bila memilih nilai tahanan sebaran yang baik. Sehingga akan lebih mudah untuk menghantarkan listrik dengan baik. Dengan bagitu dibutuhkan tektur tanah tidak berpori, lembab, dan pastinya memiliki kadar air yang cukup atau berlebih, sehingga tidak mudah kering.

Jika tekstur tanah berpasir dan berpori, akan menyebakan kesulitan atau terhambatnya hantaran alur listrik. Karena jenis tanah ini ialah mudah kering. Air dan mineral akan mudah hanyut.

Demikian hal – hal yang mampu mempengaruhi sistem grounding dapat berjalan baik atau tidak. Sehingga cara memasangkan grounding rod perlu diperhatiakan dengan baik. Bagaimana grounding tepat ditempatkan.

Dengan begitu, sistem grounding rod akan berjalan dengan baik dan sesuai dengan fungsinya.

Semoga bermanfaat.

Selamat beraktivitas.
Instalasi sistem grounding pada rumah anda merupakan salah satu hal penting yang bisa berpengaruh terhadap aliran listrik dalam rumah anda.
Gambar Lampiran Image(s)
   

( diedit: 05-24-2018, 10:43 AM )
Kutip

Komentar
Untuk komentar silahkan ...
---atau---

Loncat forum ke: